Sabtu, 18 Mei 2013

Mengobati penyakit cacingan pada ayam dengan menggunakan buah pinang muda

Mengobati penyakit cacingan pada ayam dengan menggunakan buah pinang muda
Berbicara mengenai obat-obatan, trend pengobatan di dunia kedokteran saat ini sudah mulai bergeser, dari yang semula bersifat kimiawi menjadi bersifat herbal, kembali ke alam. Dapat kita lihat sekarang banyak sekali bermunculan obat herbal yang menawarkan kealamian dalam proses penyembuhan. Mengapa trend pengobatan sekarang beralih ke pengobatan herbal? Banyak sekali kelebihan pengobatan secara herbal, seperti yang telah kami sampaikan pada postingan sebelumnya

Trend pengobatan herbal pun juga marak di dunia ayam aduan/ayam laga, dikarenakan berbagai keunggulan obat herbal bila dibandingkan obat kimia. Pada kesempatan kali ini kami akan memberikan tips pemberantasan dan pengobatan cacing pada ayam klangenan rekan-rekan sekalian melalui cara herbal. Selamat menyimak.

Penyakit cacing pada ayam sangat berpengaruh pada kesehatan ayam aduan. Hal ini dikarenakan cacing menyerap sebagian nutrisi yang semestinya menjadi jatah ayam. Bila nutrisi berkurang maka tentu saja akan mempengaruhi kesehatan ayam kita, di antaranya : ayam menjadi kurus, mudah terserang penyakit, dan kurang bergairah serta penampakannya cenderung pucat.

Bagi ayam petarung, efek dari penyakit cacing ini dapat menghambat proses penggarapan/pembentukan. Dengan demikian, satu-satunya cara hanyalah dengan memberantas tuntas cacing tersebut dari ayam kesayangan kita. Cara pemberantasan cacing dapat dilakukan dengan beberapa cara, yaitu melalui pengobatan kimia atau dapat melalui cara herbal. Pengobatan secara kimia dilakukan dengan pemberian obat/kapsul kimia ke ayam aduan, seperti pemberian combantrin. Cara kimiawi ini tentu saja dapat memberantas cacing dengan cepat, namun sekali lagi harus diperhatikan bahwa cara kimia juga dapat memberikan efek negatif pada ayam bila kita tidak cermat, khususnya dalam pemberian dosis obat kimia yang tepat bagi ayam. Terkadang ayam bukan semakin membaik, tetapi justru semakin memburuk kondisinya.

Sedangkan cara herbal lebih banyak kelebihannya, di antaranya meminimalkan efek samping pada ayam. Cara pemberantasan cacing pada ayam yang sangat efektif adalah dengan menggunakan pinang muda (bhs. Jawa : Jambe). Caranya, pinang muda (kira-kira sebesar ibu jari) dibelah, diambil buah pinangnya, lalu suapkan pada ayam yang terkena penyakit cacing. Pengobatan ini akan lebih manjur bila dilakukan di pagi hari, saat ayam belum makan. Untuk dosisnya, ayam dewasa satu biji, ayam remaja separuh biji, dan kuthukan ayam seperempat biji.

Setelah pinang ditelan ayam, ayam agar diberi minum hingga tembolok terisi penuh, kemudian tekan tembolok pelan-pelan seara berulang-ulang agar pinang cepat bereaksi, lalu masukkan ayam ke dalam sangkar. Kita amati, setelah sekitar 5-10 menit, bila ayam tersebut positif terkena cacing pasti cacing akan segera keluar bersama dengan air dan sedikit kotorannya. Segala jenis cacing akan keluar dengan sendirinya, mulai dari cacing pipih, cacing gilig, hingga cacing nasi. Cacing yang keluar segera dimusnahkan dan jangan sampai dimakan ayam lain. Selama 1 jam ayam akan berak air, biarkan saja hingga cacing yang ada dalam perut ayam habis keluar. Setelah cacing dirasa benar-benar habis, segera berikan suplement bergizi tinggi pada ayam agar kesehatannya lekas pulih kembali.

(http://kardonofarm.blogspot.com)

Obat herbal untuk pencegahan penyakit pada ayam aduan

Obat herbal untuk penccegahan penyakit pada ayam aduan
Obat herbal untuk penccegahan penyakit pada ayam aduan - Ayam adalah jenis unggas yang sangat rentan terhadap penyakit. Penyakit pada ayam umumnya disebabkan karena perubahan cuaca yang terjadi sepanjang tahun. Bahkan sering terjadi jumlah ternak ayam kita sudah cukup banyak, namun mendadak ada serangan penyakit yang serempak hanya dalam beberapa hari saja jumlah ternak ayam kita tinggal beberapa ekor saja. Hasil kerja keras kita dalam mengembangkan usaha ternak ayam hampir tidak ada gunanya. Dan seringkali hal ini menjadi salah satu penyebab para peternak ayam aduan patah semangat dalam memulai usaha ternak ayam kembali. Terlebih lagi bila ayam kita yang turut menjadi korban terserang penyakit dan kemudian mati.

Berbagai usaha pencegahan terhadap ternak ayam dapat kita lakukan, misalnya melalui hal – hal berikut ini :
  1. Vaksinasi rutin semenjak kuthukan (vaksin tetes), untuk meningkatkan daya tahan tubuh anak ayam
  2. Obat – obatan untuk mengatasi dan mencegah serangan penyakit ayam
  3. Vitamin untuk ayam selalu kita sediakan secukupnya
  4. Makanan/minuman ayam yang memenuhi kebutuhan nutrisi ayam
  5. Sanitasi lingkungan ternak yang bersih dan higienis
  6. Jauhkan “pergaulan” ayam ternakan kita dengan ayam kampung dan ayam dari pasar (karena ayam kampung dan ayam pasar ini sering terkontaminasi virus dan penyakit ayam yang mematikan dan menular.
Selain tips usaha pencegahan penyakit ayam di atas, saya ingin menambahkan resep untuk pencegahan penyakit ayam secara herbal, di mana bahan – bahan herbal tersedia banyak dan mudah didapatkan di pasar tradisional, dan tentu saja dengan harganya yang relatif murah di kantong. Tiap butir obat herbal ini terdiri dari berbagai bahan herbal yang memiliki khasiat masing – masing dan kemudian dicampur menjadi satu.

Sebagai tahap awal pembuatan obat herbal ayam ini, semua bahan herbal kita cuci hingga bersih, lalu dipotong kecil – kecil. Langkah selanjutnya adalah memblender bahan herbal tersebut hingga lembut lalu bahan herbal yang sudah diblender tersebut dijemur di terik matahari. Penjemuran dilakukan hingga bahan herbal tersebut dapat dibentuk menjadi butiran – butiran kecil. Langkah terakhir adalah membentuk butiran kecil dari adonan yang telah dijemur tadi. Adapun ukuran butiran jamu herbal tersebut disesuaikan dengan usia dan kebutuhan ayam, sebagai berikut:
  1. Anak ayam usia 1,5 – 2 bulan   : sebesar butiran jagung
  2. Ayam remaja usia 3 – 4 bulan   : sebesar butiran biji melinjo tanpa kulitnya
  3. Ayam usia > 5 bulan                : sebesar biji kelengkeng dengan kulitnya

Adapun berbagai manfaat penggunaan jamu herbal bagi ayam adalah sebagai berikut :
  1. Mengurangi lemak pada ayam
  2. Mencegah penyakit ayam
  3. Regenerasi sel – sel secara alami pada ayam
  4. Menambah dan menguatkan stamina ayam
  5. Alami, sehingga tidak ada efek samping yang dapat membahayakan kesehatan ayam
Adapun adonan jamu herbal adalah sebagai berikut :
  1. Resep : Kunyit, Kencur, Sunthi, Jahe, Gula Merah, telur itik
    Komposisi : (4, 2, 1, ½, 2 butir)
  2. Resep : Kunyit, Kencur, Temulawak, Temugiring, Temuireng, Gula Merah, telur itik
    Komposisi : (4, 2, 1, 1, 1, 1, 2 butir)
  3. Resep : Kunyit, Kunci, Dlingo, Bengle, Asam Jawa, Gula Merah, telur itik
    Komposisi : (4, 1, 1, 1, 1, 1, 2 butir)
  4. Resep : Kunyit, Kencur, Sunthi, Kunci, Gula Merah, telur itik
    Komposisi : (4, 2, 1, 2, 1, 2 butir)
*) Keterangan :
  1. Satuan dalam komposisi adalah berat, kecuali telur.
  2. Sebelum diblender, semua bahan adonan (kecuali telur) dicuci bersih kemudian dipotong tipis – tipis agar mudah digiling saat proses pemblenderan. Telur juga dimasukkan saat diblender agar adonan lebih lancar untuk diblender. Tambahkan air bila perlu agar proses pemblenderan lebih cepat berjalan lancar sampai lembut.
  3. Tuangkan adonan yang telah diblender di nampan plastic, lalu jemur hingga liat untuk kemudian dibentuk butiran bulat atau bulat memanjang (lonjong).
  4. Jemur lagi sampai kering. Taburkan tepung beras agar butiran tidak lengket.
  5. Simpan di toples kaca atau plastik, dan jangan lupa diberi kemasan kristal (silica gel) agar tidak pengap.
  6. Penggunaan :
  • Untuk ayam usia 1½ - 4 bulan, gunakan resep no. 1 dan 2 secara bergantian, misal : Senin 1 butir resep no. 1, Kamis 1 butir resep no. 2). 
  • Untuk ayam dewasa disesuaikan dengan kebutuhan.
  • Dalam suasana iklim dingin gunakan 1 minggu  2 x (1 butir  resep)
  • Dalam cuaca panas cukup satu macam resep, 1 butir per minggu
(sumber: http://kardonofarm.blogspot.com)

Selasa, 14 Mei 2013

Pakan untuk ayam ketawa

Pakan untuk ayam ketawa
Pakan ayam ketawa sekarang ini sudah tidak sama dengan pakan asli ayam ketawa yang digunakan Suku Bugis, di Bugis sendiri untuk memberi makan ayam ketawa dewasa banyak menggunakan pakan gabah kering, Ini dimaksudkan agar suara kokok ayam ketawa menjadi lebih nyaring dan bening . Sebab gabah yang dimakan ayam tersebut dapat berfungsi untuk membersihkan lendir pada tenggorokan ayam ketawa,dengan kata lain berfungsi sebagai korok tenggorokan ayam ketawa tersebut agar tidak gatal.

Hasilnya suara ayam ketawa makin khas jadi makin panjang dan tinggi, pemberian pakan gabah sendiri ada caranya yaitu, gabah kering sebelum diberikan untuk pakan ayam ketawa direndam air dulu selama satu malam, pada saat direndam biasanya gabah yang tidak berisi/gabuk akan mengambang, lalu gabah yang tidak berisi/gabuk tersebut dibuang. Besoknya gabah yang direndam semalam tadi setelah airnya dibuang kemudian disajikan untuk pakan ayam.

Namun karena dikota – kota besar mencari gabah sangat susah, kita tidak perlu khawatir karena karakter ayam ini tidak jauh berbeda dengan ayam lainnya.Jadi, makanannya pun  cukup diberi poer , jagung dan rajangan sawi hijau seperti ayam kampung lainnya.

Sedangkan pakan untuk ayam ketawa anakan, biasanya menggunakan BR sampai umur sekitar 2 bulan, kemudian setelah diatas umur 2 bulan bisa dicampur dengan jagung halus , yang dapat dibeli di toko toko yang menyediakan pakan untuk ayam.Setelah ayam ketawa berumur 3 bulan ke atas,ayam bisa juga di beri makan nasi yang di campur dengan AD 1 atau juga bisa di tambah BR sedikit.AD satu berfungsi untuk pembentukan tulang ayam ketawa agar fisik ayam tersebut kokoh.

(sumber : http://ayamketawajog.blogspot.com)

Tips cara mengobati ayam ketawa yang tidak mau makan

Pada kesempatan ini saya ingin menyampaikan beberapa hal tentang cara mengatasi ayam ketawa yang tidak mau makan. pada dasarnya ayam ketawa termasuk ayam yang periang namun mudah sekali terserang stres oleh karena itu bayak hal yang harus diperhatikan termaksuk masalah pakan untuk ayam ini.salah satu ciri-ciri ayam yang stres adalah tidak mau makan / nafsu makannya berkurang. nah untuk mengatasi hal tersebut maka saya paparkan tentang pengalaman saya tentang ayam ini. 

Langsung aja saya kasih tau tips-tipsnya:

  • Jangan trelalu mengurung ayam tersebut, mungin salah satu penyebab hilangnya nafsu makan ayam ini karena selalu dikurung, sebab si ayam sendiri tidak dapat untuk berjalan jalan seperti pada habitatnya sehingga si ayam menjadi stres dan tidak mau makan.
  • Mandikan ayam, mandikan ayam minimal 3 hari sekali agar si ayam merasa segar dan terhindar dari stres dan penyakit.
  • Berikan pakanan yang berganti-ganti, mungkin si ayam merasa bosan dengan makanan yang itu-itu saja ( mungkin jika ayam bisa ngomong doi berkata ADUH BOSS KOK MAKANANNYA ITU-ITU TERUS MALAS GW MAKANNYA COBA SEKALI KALI AKU DI AJAK MAKAN MALAM BERSAMA PACAR KU hehehehehehe ). contoh untuk membeikan pakan yang berganti ganti yaitu untuk 3 hari kedepan berikan pakan bama, untuk hari-hari yang lainnya berikan sayur-sayuran seperti jangung, pisang, bayam, beras dll
  • Berikan multivitamin pada ayam agar sistem kekebalan tubuhnya tidak terganggu jika sistem kekebalan tubuh si doi melemah dapat menyebabkan hilangnya nafsu makan
  • Bersihkan kandang ayamnya secara berkala agar slalu besih dan si doi merasa nyaman
  • Jika hal-hal di atas sudah anada lakukan tetapi ayamnya tetap tidak mau makan coba deh todong pake golok yang tajem tepat pada lehernya sambil berkata MAKAN GAK LO KALAU ENGGAK GW YANG MAKAN LO( hehehehehe tips no 6 cuman candaan aja)
sekedar saran aja mas bro vitamin yang ku sarankan adalah:
  • RODALON karna rodalon ini dapat Membasmi bakteri, fngi dan virus penyebab penyakit pada ternak unggas dan manusia.seperti penyakit ND,Cholera,thypus,cacar,dyentri,TBC, Marekmutah berak dan penyakit umu lainnya. Mengurangi bau kandang serta memberikan rasa segar.
  • ELECTROVIT VITAMIN - ANTIBIOTIK Mengatasi segala bentuk stress, Menjaga keseimbangan elektroli, Meningkatkan nafsu maka,  Memelihara kesehatan serta produksi yang optimal.
  • HEMAVIT PLUS Mengatasi Animea yang disebabkan kekurangan zat besi,Mengatasi Kekurangan Vitamin, Meningkatkan napsu makan dan minum, meningkatkan daya tahan tubuh akibat kelelahan
sekian tips yang saya sampaikan berdasarkan pengalaman saya merawat ayam ketawa semoga berguna buat para pembaca.

(http://ayamketawa789.blogspot.com)

Senin, 13 Mei 2013

Cara supaya ternak ayam kampung bisa lebih menguntungkan

Cara supaya ternak ayam kampung bisa lebih menguntungkan
Ayam kampung sesungguhnya memiliki nilai ekonomis yang tinggi. Namun hal itu belum bisa menjadi sumber ekonomi yang diandalkan untuk saat itu. Problem tersebut lebih disebabkan karena manajemen bisnis ternak ayam kampung yang belum efektif dan efisien. Menurut Prof Edjeng Suprijatna, Guru Besar Fakultas Peternakan Universitas Diponegoro (UNDIP) Semarang, ketidak efektifan ternak ayam kampung selama ini adalah pada sistem pemeliharaan yang dibuat secara umbaran. Pada model pemeliharaan ayam semacam ini, menurutnya penyakit sulit dikontrol dan efisiensi pakan juga sangat rendah, sehingga tidak menguntungkan.

Menurut Prof Edjeng Suprijatna, cara agar ternak ayam kampung lebih menguntungkan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, bahkan berpotensi ekspor adalah dengan ternak ayam kampung yang dikandangkan. Ini penting untuk memudahkan pengontrolan terhadap penyakit dan kesehatannya lebih terjaga. Seperti diketahui selama ini penyakit “tahunan” kerap menyerang ternak ayam kampung umbaran secara sporadis.

Keuntungan dari sistem ternak ayam kampung yang dikandangkan adalah tingkat kematian ayam kampung yang bisa ditekan secara significant. Selain masalah kesehatan, beberapa sifat buruk ayam kampung juga bisa dikurangi dengan model seperti ini. Misalnya saja sifat mengeram, dengan rekayasa genetik sifat mengeram ini bisa dikurangi.

Sifat lain adalah sifat kanibal atau sifat agresif menyerang ayam lain. Sifat agresif bisa dikurangi dengan cara seleksi dan menggunaan kandang litter. Selain itu sifat agresif bisa dikurangi dengan penggunaan ransum dengan serat kasar tinggi, mengurangi kepadatan populasi dalam kandang dan membuat kandang tidak terlalu terang. Menurutnya agar kandang tidak terlalu terang pada siang hari kandang bisa diberi tirai.
Solusi Agar Ternak Ayam Kampung Menguntungkan

Usaha ternak ayam kampung selama ini masih menggunakan teknologi budidaya yang tradisional dan belum sesuai yang diharapkan dan memiliki produktivitas rendah. Karena itu Prof Ejeng menyarankan agar pengembangan peternakan ayam lokal harus merupakan usaha agribisnis. Perubahan-perubahan yang perlu dilakukan adalah peternak harus memilih usaha antara telur dan daging secara terpisah.

Pemeliharaan ayam lokal sebagai penghasil daging / telur secara intensif melalui perbaikan manajemen pemeliharaan (ransum, vaksinasi, perkandangan), peningkatan skala usaha dan permodalan dapat menghasilkan tambahan pendapatan bagi peternak yang lebih besar.
Spesialisasi ini terutama dapat dilakukan di daerah sekitar kota besar, seperti saat ini sudah mulai berkembang. Tetapi untuk daerah pelosok pedesaan sistem pemeliharaan masih merupakan gabungan untuk menghasilkan telur tetas atau telur konsumsi dan ayam potongan.

Jika pola manajemen ternak ayam kampung telah dilakukan dengan baik maka tidak mustahil usaha ternak ayam kampung akan menjadi sumber ekonomi bagi masyarakat. Tidak hanya itu produk ayam kampung menjadi komoditas yang bisa diekspor. Namun semuanya perlu perbaikan usaha ternak dari mulai pembibitan, pemeliharaan hingga pasca produksinya. Semoga sukses peternak Indonesia.

Jumat, 10 Mei 2013

Tips supaya ayam pelung bisa rajin berkokok

Tips supaya ayam pelung bisa rajin berkokok
Satu hal yang menyenangkan dalam beternak ayam pelung adalah jika ia rajin berkokok dengan suara yang indah. Sama halnya dengan manusia, ayam pelung akan rajin berkokok jika merasa nyaman, riang dan sehat badannya. Karena itu secara sederhana untuk membuat ayam pelung rajin berkokok harus mengkondisikan ayam dalam kondisi yang demikian. Faktor genetik memang menentukan kualitas kokok ayam pelung , walaupun demikian meski ayam pelung yang kita pelihara adalah berasal dari trah bagus kalau dipelihara asal-asalan ,kurang cukup gizi, kandang yang tidak nyaman akan membuat ayam pelung malas-malasan berkokok.

Faktor Yang Mempengaruhi Kokok Ayam Pelung
Ada beberapa faktor penting yang membuat ayam pelung sering berkokok, antara lain:

1. Kebutuhan Gizi Dan Vitamin
Ayam pelung umumnya dipelihara pada kandang yang terbatas atau tidak dilepaskan bebas berkeliaran, berbeda dengan ayam kampung. Karena itu asupan gizi dan pemenuhan vitamin sangat tergantung pada sang pemilik. Jika ayam dibiarkan berkeliaran bebas maka mereka akan mencari dan mendapatkan dari alam jika tersedia. Karena itu penting memberikan makanan yang memenuhi syarat kecukupan gizi , vitamin dan mineral. Makanan yang mengandung protein tinggi sangat baik untuk kesehatan ayam pelung, lebih baik lagi diberikan dari sumber protein hewani yang masih mentah misalnya belut, ikan kecil, keong, siput dan lain sebagainya. Lebih bagus lagi dikombinasikan dengan sayuran dan buah-buahan seperti tomat, tauge dan lain sebagainya.

2. Kondisi Kesehatan Ayam Pelung
Ayam yang mengalami masalah dengan kesehatannya menjadikan malas untuk berkokok, karena itu pemilik ayam pelung harus peka dengan kesehatan ayam peliharaannya. Umumnya ayam yang kurang fit akan terlihat dari gerak-geriknya yang lain dari biasanya. Misalnya saja malah makan atau makanan tidak dihabiskan padahal tembolok masih kempes, untuk ayam jago intensitas kokok juga akan menurun .

3. Kebersihan Lingkungan dan Kandang
Kandang yang pengap, lembab dan kotor akan mengganggu kenyamanan ayam pelung di kandang, sehingga akan membuat ayam malas berkokok. Sebaliknya kandang yang bersih dengan udara segar yang selalu berganti akan membuat ayam lebih bergairah. Sinar matahari pagi yang masuk ke dalam kandang juga akan memengaruhi ayam rajin berkokok bersahut-sahutan satu dengan lainnya. Idealnya kandang ayam pelung menghadap timur dan selalu kering agar tidak lembab dan bau.

4. Perubahan Cuaca
Perubahan cuaca yang cukup ekstrem akan berpengaruh terhadap gairah ayam pelung berkokok. Perubahan ini bisa dari cuaca yang dingin ke panas atau sebaliknya panas ke dingin yang berubah secara tiba-tiba dan drastis. Pada musim hujan diusahakan agar kandang ayam bisa menghindarkan dari pengaruh suhu dan air hujan, sehingga ayam tetap merasakan nyaman. Pada suhu yang dingin ayam juga mudah terserang penyakit pernafasan atau snot sehingga suara menjadi serak bahkan pendek. Jika suhu malam terlalu dingin, kandang bisa ditambahkan korden atau pelindung lainnya. Pada saat suhu terlalu panas, ayam yang dehidrasi akan kurang fit dan berkurang performanya.

Tips Agar Pelung Rajin Berkokok

Agar ayam pelung rajin berkokok, beberapa hal yang mempengaruhi tersebut di atas haruslah diperhatikan dengan baik. Beberapa hobis memberikan perlakuan pada ayam pelungnya agar rajin berkokok baik itu untuk kontes atau sekedar kepuasan dalam merawat ayam pelung. Berikut beberapa cara merawat pelung yang banyak dilakukan penghobis:
  1. Memberikan makanan berupa, beras merah, kacang hijau, dan gabah.
    Selain itu penting untuk memberikan ekstra food berupa pisang kepok yang sudah matang setiap pagi hari. Pemberian pisang kepok ini bertujuan agar suaranya tidak terlalu kristal dan halus. Selain itu pisang kepok juga akan menghilangkan lendir yang ada di tenggorokan ayam pelung. Selain pisang, tomat juga sangat baik untuk menghilangkan lendir di tenggorokan ayam pelung sehingga bagus untuk kokok ayam pelung.

  2. Membersihkan tenggorokan ayam pelung dengan belut
    Cara unik ini sering dilakukan penghobi pelung menjelang kontes. Belut utuh yang dimasukkan ke tenggorokan ayam pelung dipercaya mampu membersihkan lendir dengan efektif dan tidak merusak pita suara. Berbeda dengan bulu , hindari membersihkan lendir pada tenggorokan dengan bulu ayam, karena akan merusak pita suara. Setelah belut dipakai untuk membersihkan tenggorokan,dipotong-potong kecil dan diberikan kepada ayam pelung. Gizi yang terkandung dalam ayam pelung sangat baik untuk kesehatan pelung.
  3. Memandikan dan Menjemur ayam pelung
    Ayam pelung yang rajin dimandikan dan dijemur pada waktu pagi hari akan lebih sehat dan fit sehingga lebih rajin berkokok. Yang penting diperhatikan waktu memandikan jika matahari memang sudah cukup panas, agar ayam tidak kedinginan. Biasanya mulai jam 7 pagi sudah cukup panas untuk memandikan.
  4. urangi bercampur/kawin dengan ayam pelung betina.
    Ayam pelung jantan yang sedang birahi cenderung berusaha untuk menarik lawan jenisnya dengan berkokok. Semakin ia ingin menarik betina semakin sering ia rajin berkokok.
(sumber : http://ternakayampelung.com)

Faktor penyebab penyakit lumpuh pada ayam pelung

Faktor penyebab penyakit lumpuh pada ayam pelung
Penyakit lumpuh seringkali menjangkit pada ayam pelung kesayangan kita. Tubuh ayam pelung yang bongsor dan jangkung menjadikan kaki dan otot-otonya harus kuat menjadi penyangga tubuh. Jika kaki ayam pelung kecil dan tidak kuat, bisa dipastikan ayam pelung sebentar-sebentar duduk dan malah untuk bergerak lincah. Pada tahap yang akut kondisi ini bisa menjadikan ayam pelung menjadi lumpuh dan tidak bisa berdiri, sangat disayangkan bukan?

Penyebab kelumpuhan pada ayam pelung dan juga unggas lain disebabkan oleh banyak faktor. Karena itu dalam menangani kelumpuhan pada ayam pelung juga harus dicari penyebab pastinya. Yang menjadi kesulitan adalah mencari penyebab itu, sehingga terkadang pengobatannya menjadi kurang efektif karena salah dalam diagnosa.

Penyebab Lumpuh Ayam Pelung

Untuk mengatasi kelumpuhan pada ayam pelung, mari kita telusuri satu persatu kemungkinan penyebab kelumpuhan pada ayam pelung kita:

1. Lumpuh yang disebabkan Penyakit

Beberapa penyakit pada ayam pelung dan unggas bisa mengakibatkan kelumpuhan. Penyakit-penyakit yang bisa mengakibatkan kelumpuhan bahkan kematian pada ayam antara lain ND atau lebih dikenal dengan tetelo. Penyakit ini cukup ganas menyerang ayam, namun dengan vaksinasi dan daya tahan tubuh yang bagus bisa membuat ayam bertahan. Ada juga ayam yang bisa bertahan terhadap serangan ND ini namun menjadi linglung dan akhirnya lumpuh. Penyakit lain yang bisa menyebabkan lumpuh pada ayam pelung adalah Marek dan CRD yang sudah kronis. Keduanya dapat mengakibatkan kelumpuhan dan kematian pada ayam pelung. Solusinya adalah menjaga agar daya tahan tubuh pelung selalu prima dan memberikan vaksinasi secara teratur.

2. Lumpuh Karena Kekurangan Vitamin

Vitamin memiliki peranan penting untuk kesehatan ayam pelung diantarannya adalah kalsium dan zat besi. Kekurangan zat besi dan kalsium dapat menyebabkan kelumpuhan pada ayam-ayam yang masih muda. Ayam Pelung yang biasa dipelihara secara umbaran atau bebas berkeliaran relatif bisa tercukupi kebutuhan kalsium dan zat besinya. Namun ayam pelung yang dipelihara pada kandang terbatas sangat mungkin kekurangan zat tersebut jika tidak bisa dipenuhi dari makanan.


Untuk mengatasi kelumpuhan karena kekurangan kalsium dan zat besi ini langkah terbaik adalah melakukan pencegahan dengan memberikan makanan cukup kalsium dan zat besi. Untuk ayam yang sudah terlanjur kekurangan zat tersebut, bisa diberikan suplemen kalsium dan mineral tambahan yang dicampur pada makanan atau minuman. Di poultry shop banyak tersedia merek-merek kalsium yang siap dikonsumsi ayam pelung.

3. Kelumpuhan Ayam Karena Terkilir/Keseleo

Tidak hanya manusia saja yang bisa keseleo atau terkilir, ayam pelung juga bisa mengalami hal tersebut. Ada banyak sebab terkilir misalnya saja berkelahi dengan ayam lain, terjepit dan lain sebagainya. Ayam pelung yang terkilir bisa mengakibatkan pincang atau bahkan lumpuh. Mengenali penyebab ini lebih mudah dibandingkan dari dua penyebab di atas. Untuk mengetahuinya bisa diurut dari bagian bawah kaki hingga pangkal paha, bagian yang terkilir biasanya sedikit berbeda dan suhunya berbeda. Oleskan balsam pada bagian yang terkilir atau memberikan obat otot terlilir melalui makanan.

4. Kelumpuhan ayam karena Luka

Penyebab kelumpuhan ayam yang satu ini paling mudah diketahui, karena secara kasat mata akan terlihat bagian yang terluka. Luka yang parah pada kaki akan mengakibatkan kelumpuhan pada ayam. Pengobatannya juga relatif lebih sederhana yaitu dengan memberikan obat luka secara teratur dan telaten.

Memang benar kata orang, mencegah lebih baik dari mengobati. Jadi daripada mengobati ayam pelung yang lumpuh lebih baik sedari awal memperhatikan makanan yang cukup memiliki kandungan gizi yang diperlukan. Selain itu penting diperhatikan adalah agar ayam selalu mendapatkan sinar matahari di waktu pagi hari karena akan berpengaruh pada kekuatan tubuhnya. Caranya dengan menjemur di waktu pagi hari, jika tidak sempat bisa dibuat desain kandang pelung yang menghadap ke timur sehingga selalu mendapat sinar matahari. Cara lain adalah membiarkan ayam pelung berkeliaran bebas, jika faktor keamanan tidak menjadi masalah. Selamat mencoba.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...