Tampilkan postingan dengan label Obat Tradisional. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Obat Tradisional. Tampilkan semua postingan

Jumat, 18 Oktober 2013

Mengenal daun binahong dan manfaatnya untuk ternak ayam

Mengenal daun binahong dan manfaatnya untuk ternak ayam
Mengenal daun binahong dan manfaatnya untuk ternak ayam - Khasiat daun binahong sangat luar biasa untuk mengobati berbagai jenis penyakit. Tetapi belum banyak orang mengetahui khasiat daun binahong. Daun binahong adalah sejenis tanaman obat yang mampu tumbuh di berbagai tempat termasuk di dataran rendah maupun dataran tinggi dan mempunyai banyak khasiat bagi kesehatan maupun pengobatan. Tanaman binahong sebenarnya sudah sejak lama tumbuh di Indonesia tetapi baru akhir-akhir ini saja tanaman ini banyak digunakan bahan pengobatan alternatif.

Manfaat daun binahong yang pada awalnya berasal dari daerah Korea ini konon telah banyak digunakan oleh tentara Vietnam ketika berperang melawan Amerika. Daun binahong telah banyak digunakan sebagai tanaman obat oleh bangsa Tiongkok, Korea dan Taiwan sejak ribuan tahun yang lalu. Tanaman ini di CIna dikenal dengan nama Dheng San Chi. Selain daunya akar, batang serta umbi tanaman ini bisa digunakan sebagai obat.

Khasiat Daun Binahong Untuk Pengobatan Herbal

Manfaat daun binahong adalah sebagai pengobatan herbal untuk mengobati berbagai macam penyakit berat dan penyakit ringan. Kategori penyakit berat adalah batuk/muntah darah, paru-paru, sesak nafas, kencing manis, borok akut, patah tulang, radang ginjal, darah rendah, gegar otak ringan dan gatal.

Sedangkan untuk kategori penyakit ringan adalah disentri, ambien, hidung mimisan, luka bakar, jerawat, usus bengkak, gusi berdarah, lemah syahwat, kelancaran haid serta menjaga stamina tubuh. Khasiat daun binahong yang sangat banyak ini bisa anda peroleh dengan berbagai cara, anda bisa mengunyah langsung daun ini atau bisa membuatnya menjadi ramuan maupun teh.

Saat ini daun binahong telah banyak diolah menjadi berbagai macam obat maupun kosmetik. Kita dapat dengan mudah menjumpai teh yang dibuat dari daun binahong. Teh daun binahong diolah dari daun binahong yang dikeringkan, jika kita ingin mengknsumsinya kita hanya perlu menyeduhnya dengan air panas.

Kandungan Daun Binahong

Mengenal daun binahong dan manfaatnya untuk ternak ayam
Kandungan yang terdapat dalam daun binahong anara lain adalah antimikroba. Antimikroba pada daun binahong sangat reaktif terhadap beberapa kuman penyebab infeksi pada luka bakar maupun luka karena terkena benda tajam. Khasiat daun binahong yang luar biasa juga karena daun binahong mengandung asam askorbat yang mampu meningkatkan daya tahan tubuh terhadap infeksi dan mempercepat penyembuhan.

Daun anti septik yang sangat luar biasa ini biasa digunakan untuk obat luka baik di luar maupun di dalam tubuh, untuk menggunakan daun ini sangatlah mudah, hanya di sedu dengan air mendidih atau di makan seperti lalapan atau langsung di oleskan di luka yang baru. Daun Binahong ini sangat mudah hidup masuk dlam tumbuhan tropis yang sangat bermanfaat bagi mahluk hidup. Berkaitan dengan daun ini yang semestinya ada hubungan dengan para pecinta ayam petarung sangatlah di butuhkan setiap hari sebagai makanan ayam dari umur 1 bulan hingga dewasa, adapun kegunaanya :

1. Ayam petarung : 
di gunakan sebagai obat anti korep yang sangat luar biasa, setelah bertarung, jengger ayam di bersihkan langsung dengan daun ini dengan cara di remas remas, setelah berair lalu dioleskan langsung luka yang diderita, hanya 2 x dioleskan langsung menjadi kering, saya sendiri udah mencoba kurang lebih 2 tahun.

2. Ayam dewasa & anakan
Baik digunakan sebagai campuran hijau daun di makananya atau di gunakan sebagai campuran air minum, ayam akan menjadi sehat, bulu ayam menjadi mengkilat bersinar, hal ini kami lakukan setiap hari tidak ada efek samping bagi ayam petrung.

(sumber : farm-bangkok.blogspot.com)

Obat tradisional untuk menambah nafsu makan ayam bangkok

Obat tradisional untuk menambah nafsu makan ayam bangkok
Obat tradisional untuk menambah nafsu makan ayam bangkok - Nafsu makan yang baik merupakan tolak ukur bagi pemelihara atau pun peternak ayam, karena jika nafsu makan ayam baik maka akan tumbuh dengan baik dan sehat pula, kendala susah makan pada ayam ini sering dirasakan para peternak, biasanya ini terjadi karena si ayam sedang kurang sehat atau terjangkit penyakit.

Sebenarnya keadaan ini tidaklah mengkawatirkan, akan tetapi jika tidak langsung diatasi akan berdampak lebih buruk, seperti tubuh ayam akan semakin turun atau berat badannya turun sehingga dagingnya pun akan sedikit dan jika mau dijual harganya pasti menurun karena berat badannnya sedikit, yang mengakibatkan kerugian karena sudah mengeluarkan biaya untuk memberinya makan.

Mungkin untuk mengatasinya untuk sekarang ini tidak terlalu sulit karena sudah ada banyak obat penambah nafsu makan diwarung-warung, tetapi kali ini saya akan memberikan tips menambah nafsu makan ayam dengan bahan-bahan tradisional yang aman dan tidak ada efek samping.

Akan saya berikan beberapa tips, kalian bisa mencoba yang menurut kalian mudah tapi boleh juga mencoba semuanya.
  1. Tips pertama yang harus dipersiapkan adalah bawang putih 3-4 siung, diiris sampai halus kemudian campurkan pada pakan setiap pagi untuk 10 ekor ayam dewasa.
  2. Tips kedua persiapkan 10 gr bubuk jahe, caranya juga sama seperti yang petama yaitu campurkan pada pakan di pagi hari untuk 10 ekor ayam dewasa.
  3. Tips yang ketiga ini menggunakan jahe, siapkan 2 ibu jari jahe dan diparut kemudian diperas air parutannya dan dicampur dengan 1 kuningan telur itik, setelah itu diminumkan. ramuan ini diberikan untuk ayam dewasa seminggu sekali, selain meningkatkan nafsu makan jika diberikan pada ayam jantan atau jago akan meningkatkan nafsu kawinnya.
(sumber : farm-bangkok.blogspot.com)

Senin, 09 September 2013

Mengobati luka pada ayam aduan dengan menggunakan obat tradisional

Mengobati luka pada ayam aduan dengan menggunakan obat tradisional
Mengobati luka pada ayam aduan dengan menggunakan obat tradisional - Bagi penghobi ayam aduan tentu ingin memiliki ayam yang mampu menggebrak di arena pertarungan, ayam yang bagus dan berkualitas tentu menjadi bahan pertimbangan dalam memilih ayam aduan. dan seringkali dijumpai ayam tersebut mengalami luka-luka pada wajahnya. untuk mengobatinya, beberapa penghobi ayam aduan biasa meggunakan obat-obatan antibiotik pabrikan yang banyak dijual di pasaran. padahal, harga sebungkus obat tersebut tidaklah murah, dan terkadang kita tidak tahu efek samping yang akan ditimbulkan setelah pemakaian obat tersebut

obat tradisional untuk mengobati luka pada ayam aduan, salah satunya dapat diambil dari manfaat lendir lidah buaya karena kebaikan yang begitu banyak di dalamnya. pada saat darurat, pemakaian lendir lidah buaya ini untuk pengobatan juga sangat mudah, cukup dengan mengoles lendir tersebut pada wajah ayam yang terluka dan membiarkannya sampai kering.

Selain digunakan untuk mengobati luka, lapisan lendir lidah buaya yang mengering pada wajah ayam akan melindungi ayam dari serangan bakteri atau kuman yang mungkin bisa menyebabkan luka tersebut menjadi infeksi. obat tradisional ini juga tidak menimbulkan efek samping dan aman untuk pemakaiannya.


Cara pemakaian :
  • Mengambil lendir pada daun lidah buaya, kemudian oleskan di permukaan kulit yang terluka sampai merata.
  • Setelah beberapa saat, bersihkan lendir dengan air hangat dan bersih. air yang diberikan hendaknya sudah mendidih sebelumnya ( hangat-hangat kuku )
  • Mengiris tipis-tipis daun lidah buaya dan tempelkan irisan tersebut pada luka untuk menutupi luka selama beberapa saat. daun ini akan memberikan rasa sejuk pada luka dan mengurangi rasa perih yang mungkin timbul setelah luka dibersihkan dengan air hangat.


Tanaman ini selain berkhasiat mujarab juga sangat mudah dalam hal perawatannya dikarenakan termasuk tanaman perdu. dalam cuaca panas maupun dingin, tanaman ini dapat tumbuh subur, bahkan dalam kondisi yang sulit air sekalipun tanaman ini juga bisa hidup normal, karena mereka memiliki cadangan air yang disimpan dalam daun yang berbentuk lendir tersebut. selain dapat bertahan dalam berbagai kondisi, tanaman ini juga mudah berkembang biak dan dibudidayakan.

sumber : ayambangkokpurwokerto.blogspot.com

Sabtu, 18 Mei 2013

Mengobati penyakit cacingan pada ayam dengan menggunakan buah pinang muda

Mengobati penyakit cacingan pada ayam dengan menggunakan buah pinang muda
Berbicara mengenai obat-obatan, trend pengobatan di dunia kedokteran saat ini sudah mulai bergeser, dari yang semula bersifat kimiawi menjadi bersifat herbal, kembali ke alam. Dapat kita lihat sekarang banyak sekali bermunculan obat herbal yang menawarkan kealamian dalam proses penyembuhan. Mengapa trend pengobatan sekarang beralih ke pengobatan herbal? Banyak sekali kelebihan pengobatan secara herbal, seperti yang telah kami sampaikan pada postingan sebelumnya

Trend pengobatan herbal pun juga marak di dunia ayam aduan/ayam laga, dikarenakan berbagai keunggulan obat herbal bila dibandingkan obat kimia. Pada kesempatan kali ini kami akan memberikan tips pemberantasan dan pengobatan cacing pada ayam klangenan rekan-rekan sekalian melalui cara herbal. Selamat menyimak.

Penyakit cacing pada ayam sangat berpengaruh pada kesehatan ayam aduan. Hal ini dikarenakan cacing menyerap sebagian nutrisi yang semestinya menjadi jatah ayam. Bila nutrisi berkurang maka tentu saja akan mempengaruhi kesehatan ayam kita, di antaranya : ayam menjadi kurus, mudah terserang penyakit, dan kurang bergairah serta penampakannya cenderung pucat.

Bagi ayam petarung, efek dari penyakit cacing ini dapat menghambat proses penggarapan/pembentukan. Dengan demikian, satu-satunya cara hanyalah dengan memberantas tuntas cacing tersebut dari ayam kesayangan kita. Cara pemberantasan cacing dapat dilakukan dengan beberapa cara, yaitu melalui pengobatan kimia atau dapat melalui cara herbal. Pengobatan secara kimia dilakukan dengan pemberian obat/kapsul kimia ke ayam aduan, seperti pemberian combantrin. Cara kimiawi ini tentu saja dapat memberantas cacing dengan cepat, namun sekali lagi harus diperhatikan bahwa cara kimia juga dapat memberikan efek negatif pada ayam bila kita tidak cermat, khususnya dalam pemberian dosis obat kimia yang tepat bagi ayam. Terkadang ayam bukan semakin membaik, tetapi justru semakin memburuk kondisinya.

Sedangkan cara herbal lebih banyak kelebihannya, di antaranya meminimalkan efek samping pada ayam. Cara pemberantasan cacing pada ayam yang sangat efektif adalah dengan menggunakan pinang muda (bhs. Jawa : Jambe). Caranya, pinang muda (kira-kira sebesar ibu jari) dibelah, diambil buah pinangnya, lalu suapkan pada ayam yang terkena penyakit cacing. Pengobatan ini akan lebih manjur bila dilakukan di pagi hari, saat ayam belum makan. Untuk dosisnya, ayam dewasa satu biji, ayam remaja separuh biji, dan kuthukan ayam seperempat biji.

Setelah pinang ditelan ayam, ayam agar diberi minum hingga tembolok terisi penuh, kemudian tekan tembolok pelan-pelan seara berulang-ulang agar pinang cepat bereaksi, lalu masukkan ayam ke dalam sangkar. Kita amati, setelah sekitar 5-10 menit, bila ayam tersebut positif terkena cacing pasti cacing akan segera keluar bersama dengan air dan sedikit kotorannya. Segala jenis cacing akan keluar dengan sendirinya, mulai dari cacing pipih, cacing gilig, hingga cacing nasi. Cacing yang keluar segera dimusnahkan dan jangan sampai dimakan ayam lain. Selama 1 jam ayam akan berak air, biarkan saja hingga cacing yang ada dalam perut ayam habis keluar. Setelah cacing dirasa benar-benar habis, segera berikan suplement bergizi tinggi pada ayam agar kesehatannya lekas pulih kembali.

(http://kardonofarm.blogspot.com)

Obat herbal untuk pencegahan penyakit pada ayam aduan

Obat herbal untuk penccegahan penyakit pada ayam aduan
Obat herbal untuk penccegahan penyakit pada ayam aduan - Ayam adalah jenis unggas yang sangat rentan terhadap penyakit. Penyakit pada ayam umumnya disebabkan karena perubahan cuaca yang terjadi sepanjang tahun. Bahkan sering terjadi jumlah ternak ayam kita sudah cukup banyak, namun mendadak ada serangan penyakit yang serempak hanya dalam beberapa hari saja jumlah ternak ayam kita tinggal beberapa ekor saja. Hasil kerja keras kita dalam mengembangkan usaha ternak ayam hampir tidak ada gunanya. Dan seringkali hal ini menjadi salah satu penyebab para peternak ayam aduan patah semangat dalam memulai usaha ternak ayam kembali. Terlebih lagi bila ayam kita yang turut menjadi korban terserang penyakit dan kemudian mati.

Berbagai usaha pencegahan terhadap ternak ayam dapat kita lakukan, misalnya melalui hal – hal berikut ini :
  1. Vaksinasi rutin semenjak kuthukan (vaksin tetes), untuk meningkatkan daya tahan tubuh anak ayam
  2. Obat – obatan untuk mengatasi dan mencegah serangan penyakit ayam
  3. Vitamin untuk ayam selalu kita sediakan secukupnya
  4. Makanan/minuman ayam yang memenuhi kebutuhan nutrisi ayam
  5. Sanitasi lingkungan ternak yang bersih dan higienis
  6. Jauhkan “pergaulan” ayam ternakan kita dengan ayam kampung dan ayam dari pasar (karena ayam kampung dan ayam pasar ini sering terkontaminasi virus dan penyakit ayam yang mematikan dan menular.
Selain tips usaha pencegahan penyakit ayam di atas, saya ingin menambahkan resep untuk pencegahan penyakit ayam secara herbal, di mana bahan – bahan herbal tersedia banyak dan mudah didapatkan di pasar tradisional, dan tentu saja dengan harganya yang relatif murah di kantong. Tiap butir obat herbal ini terdiri dari berbagai bahan herbal yang memiliki khasiat masing – masing dan kemudian dicampur menjadi satu.

Sebagai tahap awal pembuatan obat herbal ayam ini, semua bahan herbal kita cuci hingga bersih, lalu dipotong kecil – kecil. Langkah selanjutnya adalah memblender bahan herbal tersebut hingga lembut lalu bahan herbal yang sudah diblender tersebut dijemur di terik matahari. Penjemuran dilakukan hingga bahan herbal tersebut dapat dibentuk menjadi butiran – butiran kecil. Langkah terakhir adalah membentuk butiran kecil dari adonan yang telah dijemur tadi. Adapun ukuran butiran jamu herbal tersebut disesuaikan dengan usia dan kebutuhan ayam, sebagai berikut:
  1. Anak ayam usia 1,5 – 2 bulan   : sebesar butiran jagung
  2. Ayam remaja usia 3 – 4 bulan   : sebesar butiran biji melinjo tanpa kulitnya
  3. Ayam usia > 5 bulan                : sebesar biji kelengkeng dengan kulitnya

Adapun berbagai manfaat penggunaan jamu herbal bagi ayam adalah sebagai berikut :
  1. Mengurangi lemak pada ayam
  2. Mencegah penyakit ayam
  3. Regenerasi sel – sel secara alami pada ayam
  4. Menambah dan menguatkan stamina ayam
  5. Alami, sehingga tidak ada efek samping yang dapat membahayakan kesehatan ayam
Adapun adonan jamu herbal adalah sebagai berikut :
  1. Resep : Kunyit, Kencur, Sunthi, Jahe, Gula Merah, telur itik
    Komposisi : (4, 2, 1, ½, 2 butir)
  2. Resep : Kunyit, Kencur, Temulawak, Temugiring, Temuireng, Gula Merah, telur itik
    Komposisi : (4, 2, 1, 1, 1, 1, 2 butir)
  3. Resep : Kunyit, Kunci, Dlingo, Bengle, Asam Jawa, Gula Merah, telur itik
    Komposisi : (4, 1, 1, 1, 1, 1, 2 butir)
  4. Resep : Kunyit, Kencur, Sunthi, Kunci, Gula Merah, telur itik
    Komposisi : (4, 2, 1, 2, 1, 2 butir)
*) Keterangan :
  1. Satuan dalam komposisi adalah berat, kecuali telur.
  2. Sebelum diblender, semua bahan adonan (kecuali telur) dicuci bersih kemudian dipotong tipis – tipis agar mudah digiling saat proses pemblenderan. Telur juga dimasukkan saat diblender agar adonan lebih lancar untuk diblender. Tambahkan air bila perlu agar proses pemblenderan lebih cepat berjalan lancar sampai lembut.
  3. Tuangkan adonan yang telah diblender di nampan plastic, lalu jemur hingga liat untuk kemudian dibentuk butiran bulat atau bulat memanjang (lonjong).
  4. Jemur lagi sampai kering. Taburkan tepung beras agar butiran tidak lengket.
  5. Simpan di toples kaca atau plastik, dan jangan lupa diberi kemasan kristal (silica gel) agar tidak pengap.
  6. Penggunaan :
  • Untuk ayam usia 1½ - 4 bulan, gunakan resep no. 1 dan 2 secara bergantian, misal : Senin 1 butir resep no. 1, Kamis 1 butir resep no. 2). 
  • Untuk ayam dewasa disesuaikan dengan kebutuhan.
  • Dalam suasana iklim dingin gunakan 1 minggu  2 x (1 butir  resep)
  • Dalam cuaca panas cukup satu macam resep, 1 butir per minggu
(sumber: http://kardonofarm.blogspot.com)

Rabu, 08 Mei 2013

Bawang putih ternyata berkhasiat mengobati penyakit cacingan (Ascaridia galli/ Cacing gilig)

Bawang putih ternyata berkhasiat mengobati penyakit cacingan (Ascaridia galli/ Cacing gilig)
Infeksi cacing merupakan salah satu penyakit yang umum dan sangat merugikan peternak ayam. Upaya pengendalian cacing dengan obat cacing yang dipasarkan sampai saat ini hasilnya belum optimal, karena obat cacing umumnya hanya mampu membunuh cacing dewasa dan kurang mampu membunuh telur yang merupakan sumber penularan berikutnya. Selain itu cacing yang mati akibat obat cacing, tidak membuat telur yang ada di dalam tubuhnya mati dan kemungkinan besar masih efektif sebagai sumber penular pada unggas lainnya.

Karena itu beberapa peneliti mencoba menggali pengobatan tradisional seperti Hidayati (1991), melakukan penelitian menggunakan ekstrak bawang putih dengan dosis 1 mg, 3 mg, 10 mg dan 30 mg yang dibandingkan dengan levamisol dalam menurunkan Total Telur per Gram Tinja (TTGT) cacing A. galli pada ayam ras petelur Harco secara in-vivo. Dalam penelitian ini didapat bawang putih efektif menurunkan TTGT dan pada dosis 30 mg efektiviasnya tidak berbeda dibandingkan levamisol.

Sedangkan penelitian yang dilakukan oleh Ida Bagus Made Oka, Universitas Udayana, menggunakan
48 ekor ayam kampung yang terinfeksi cacing A. galli berumur enam bulan. Pemberian bawang putih dilakukan secara oral dengan dosis tertentu (kontrol (P1)2 g (P2), 3 g (P3), 4 g (P4), 5 g (P5), 6 g (P6)). Selama penelitian, ayam yang diberikan perlakuan tidak memperlihatkan kelainan yang mencolok secara klinis, hanya saja sehari setelah perlakuan, dari tinja dan tubuh ayam tercium bau khas bawang putih.

Bawang putih dengan jumlah pemberian 2g, 3g , 4g, 5g dan 6g berkhasiat ovisidal dan vermisidal terhadap telur dan cacing A.galli pada ayam kampung. Ovisidal dan vermisidal bawang putih akan semakin nyata sebanding dengan peningkatan jumlah pemberian Efek ovisidal dan vermisidal bawang putih terhadap telur dan cacing A. galli disebabkan karena bawang putih mengandung bahan berkhasiat anthelmintik alisin yang setelah diteliti lebih lanjut terdiri dari dialil disulfida, dialil trisulfida, propil alil disulfida, dialil mono sulfida, alil polisulfida dan squiterpene (Watanabe, 1998) suatu enzim sulfidril (Handali, 1988) yang dapat menembus dinding telur dan cacing. Enzim sulfhdril mempunyai kemampuan kuat berikatan secara kovalen dengan enzim fosfofruktokinase dari sel (telur dan cacing).

Enzim fosfofruktokinase berfungsi mengkatalis perubahan fruktosa-6-fosfat menjadi fruktosa-1,6-difosfat pada jalur glikolitik protein dan glukosa, karena berikatan secara kovalen dengan alisin menyebabkan perubahan fruktosa-6-fosfat tidak terjadi (Siswandono dan Soekardjo, 1995) dan pada akhirnya AT P akan tidak terbentuk (Colby, 1992). Tidak terbentuknya AT P menyebabkan pembelahan sel di dalam telur tidak akan berlangsung sehingga pada akhirnya embrio tidak terbentuk (berkhasiat ovisidal), sedangkan khasiat vermisidal akibat tidak terbentuknya AT P menyebabkan cacing akan kekurangan tenaga dan akhirnya mati.

Jumat, 01 Februari 2013

Jamu dan obat tradisional untuk ayam bangkok

Jamu dan obat tradisional untuk ayam bangkok
Jamu atau obat tradisional untuk ayam sangat beragam tergantung kasus penyakit ataupun penjaga kesehatan tubuh ayam.Ada banyak jenis jamu yang dapat dipilih dengan bahan yang mudah diperoleh disekitar kita.Pengolahannya tidak sulit penggunaannya untukberagam jenis ayam seperti ayam konsumsi (pedaging dan petelor),ayam aduan dan ayam hias.

Berikut tips tipsnya:

  • Meningkatkan stamina Stamina ayam perlu ditingkatkan agar ayam dapat terhindar dari penyakit.Sebelum diadu,biasanya stamina ayam aduan harus dijaga,bahkan ditingkatkan.Adapun jamu untukmeningkatkan stamina ayam aduan adalah Larutan gula merah dicampur asam jawa secukupnya.Jamu ini diminumkan sebelum ayam diadu.Untuk ayam konsumsi,sebaiknya jamu ini diberikan bila cuaca disekitar kandang memburuk atau hujan.

  • Memulihkan stamina ayam aduan Ayam yang baru selesai disdu biasanya staminanya menurun drastis.Bila tidak segera diatasi,ayam dapat terserang penyakit. Adapun jamu untuk memulihkan stamina adalah Madu secukupnya dicampur kuning telor itik 1 butir.Berikan jamu ini dengan cara diminumkan.

  • Meningkatkan gairah kawin pada ayam jantan Agar secara teratur dapat mengawini betina sebagai pemacek,ayam jantan harus membutuhkan perawatan intensif.Selain diberi cukup pakan,juga perlu diberi obat penyehat tubuh dan penambah gairah kejantanan.Beberapa jamu yang dapat diberikan sebagai berikut.
  1. Bawang putih 2 siung dilumatkan dan dicampur nasi hangat 1 sendok makan.Jamu inidilolohkan untuk satu ekor pejantan dan pemberiannya setiap 4 hari sekali.
  2. Jahe segar 2 potong sebesar ibu jari diparut dan diperas airnya.Air jahe ini dicampur sebutir kuning telor itik dan diberikan setiap Minggu sekali untuk seekor pejantan.
  3. Tepung beras 2 cangkir dicampur kencur parut 1 cangkir,lalu dibentuk menjadi butiran pil sebesar jagung.Selanjutnya pil ini dijemur sampai kering.Pemberiannya sebanyak 5 pil/minggu untuk setiap ekor ayam pejantan.
  4. Lada 100 g disangrai sampai kering,lalu ditumbuk hingga menjadi bubuk halus.Bubuk lada ini dicampur kencur parut 0,5 kg,kuning telor itik 5 butir dan madu 1 sendok makan hingga terbentuk adonan kental.Adonan dibentuk butiran sebesar jari kelingking dan dijemur sampai kering.Sebanyak2 butiran jamu diberikan sehari sebelum ayam digunakan sebagai pejantan.
  5. Jahe segar 1 ruas jari diparut dan airnya diperas.Air jahe dicampur bubur nasi 1 sendok makan dan disuapkan keseekor ayam pejantan.Pemberiannya seminggu sekali.
  6. Jahe segar 1 ruas jari diparut dan airnya diperas.Air jahe dicampur kuning telor itik 1 butir dan disuapkan untuk seekor ayam pejantan.Pemberiannya sekali seminggu.

  • Meningkatkan kualitas telor Telor berkualitas dapat dilihat dari warna kuning telornya kuning cerah atau kemerahan.Agar kuning telor menjadi kemerahan,ayam yang sedang aktif bertelor dapat diberikan azolla sebagai tambahan bahan pakan.Perbandingan pakan dan azolla 4 : 1.Azolla merupakan sejenis tanaman paku air yang mengandung asam amino esensial.Asam amino esensial inisangat dibutuhkan oleh tubuh ayam.

  • Meningkatkan nafsu makan Ayam kurang sehat akan turun nafsu makannya.Untuk meningkatkan nafsu makan,ayam tersebut dapat diberikan salah satu dari beberapa ramuan berikut.
  1. Bawang putih 3-4 iris dicampur dalam pakan.Ramuan ini diberikan untuk 10 ekor ayamdewasa setiap pagi.
  2. Bubuk jahe 10 g dicampur dalam pakan dan diberikan setiap pagi.Dosis ramuan ini untuk 10 ekor ayam dewasa.
  3. Jahe segar 2 ibu jari diparut dan diperas.Air perasannya dicampur kuning telor itik 1 butir.Dosis ramuan ini untuk seekor ayam dewasa dan diberikan setiap Minggu,Selain meningkatkan nafsu makan,pemberian pada Pejantan dan meningkatkan nafsu kawain.

  • Untuk menghilangkan jamur yang berwarna putih dijengger atau pada kepala ayam setelah diadu.Ambil minyak jelatah (minyak yang dipakai berulang kali untuk menggoreng)secukupnya tambah sedikit garam dapur lalu oleskan pada bagian kepala yang putih karena jamur.lakukan pengolesan 2 x sehari pagi dan sore hari.

  • Untuk memerahkan jengger ayam biar kelihatan lebih merah,ambil daun kacang pagarsecukupnya peras airnya lalu oleskan ke jenggar ayam.

  • Untuk mencegah jengger ayam setelah diadu supaya tidakditumbuhi jamur yang berwarnaputih.Ambil daun pariyo(buahnya pahit) lalu giling dan peras airnya kemudianoleskan pada jengger ayam yangluka setelah bertarung luka juga cepat kering.

  • Mengeringkan sisik kaki ayam.Ambil tepung sadah(sadahuntuk makan sirih) tambah sedikit air lalu oleskan pada sisik ayam setiap hari sampai sisik ayam menjadi kering.Bisa juga dibantu dengan tablet calk(tablet calsium untuk membantu pertumbuhan pada anak-nak).

  • Mempercepat tumbuh bulu,baik untuk masa mabung dan untuk bulu yang tumbuh nyisip.Berikanlah pada ayam vitamin A yang berupa minyak ikan hiu ditambah vitamin B komplek.Obat bisa dibeli diapotik.

  • Untuk mengatasi jalu ayam supaya tidak terlalu panjang.Biasanya orang akan memotong jalu ayam jika telah berumur atau jalu terlalu panjang,nah kita bisa mengakalinya supaya jalu tidak terlalu panjang,atau menghambat pertumbuhan jalu sesuai yang kita inginkan.Ambil buah kentang yang sebesar jempol tangan lalu olesi dengan minyak goreng kemudian dibakar(atur jaraknya dengan api) setelah panas kentang ditusukkan pada jalu ayam.Lakukan beberapakali selama tiga hari atau sampai darah didalam jalu membeku maka jalu ayam akan berhenti pertumbuhannya,ayam akan selalu kelihatan muda.

  • Untuk menjaga kondisi ayam tetap fit berikanlah ayam multi vitamin seminggu sekali.Jemur ayam 2 jam sehari mulai jam 9 sampai jam 11 siang jangan diberi air minum kemudian teduhkan dibawah pohon selama 15 menit baru ayam diberikan air minum.

  • Mengatasi ayam ngorok.Bersihkan tenggorokkan ayam dengan bulu yang lembut kemudian berimakan campuran nasi dengan pur(pellet yang dijual) yang telah dibasahi dan dibantu dengan pemberian multivitamin.Jauhkan dari sinar Matahari langsung.

  • Mengatasi ayam lumpuh atau ayam yang susah berjalan karena habis berkelahi atau lumpuh karena dikurung terlalu lama.Ambil batang serai olesi dengan minyak goreng lalu panaskan setelah itu urutkan pada kaki ayam yang sakit.Setelah selesai tunggu kira-kira 2 jam kemudian ayam direnangkan seletih letihnya,lalu ayam dijemur dibawah mata hari langsung lakukan 2 kali seminggu,bantu dengan pemberian multi vitamin.

  • Untuk memperbaiki penampilan ayam,jika ada bulu sayap atau bulu ekor yang patah sebaiknya dicabut saja.kemudian ayam diberikan minyak ikan hiu dan vitamin B komplek untuk mempercepat pertumbuhan bulu.Selama masaini hindari pemberian pakan dengan campuran nasi.

  • Untuk mempermuda penampilan ayam.Biasanya ayamyang sudah tua sisik kakinya tebal dan jelek,untuk mempermuda penampilan ambilah tepung soda kue kasih sedikit air kemudian oleskan pada kaki ayam lakukan beberapakali dilain hari.Maka sisik yang tebal itu akan terkelupas dengan sendirinya. Semoga tips perawatan ayam aduan ini bermanfaat untuk anda.
(sumber : awasgoyang.mywapblog.com)

Senin, 17 Desember 2012

Obat herbal untuk mengatasi penyakit ayam

Obat herbal untuk mengatasi penyakit ayam
Dewasa ini perkembangan penggunaan herbal tradisional untuk keperluaan penyembuhan penyakit, sudah begitu familiar. Terutama untuk proses penyembuhan penyakit manusia, sebab begitu beragam penyakit modern yang tidak bisa di atasi, dengan penangganan keilmuan kedokteran.

Seandainya ingin di bahas seluruh herbal tradisional yang ada di bumi Indonesia, maka cakupan keilmuaannya akan terlalu melebar, sebab jumlahnya bisa ribuan jenis. Disini di batasi empat macam herbal tradisional, sebenarnya masing-masing herbal tersebut mempunyai manfaat sendiri-sendiri. Yang jika di padukan satu dengan lainnya merupakan sinergi yang saling menguatkan fungsi penyembuhan.

Manfaat herbal tradisional untuk keperluan penyembuhan ayam/ unggas, saat ini mulai mengalami kemajuaan signifikan. Perguruan tinggi mulai berlomba melakukan penelitian, untuk di aplikasikan pada ayam, yang kadang hasilnya melampaui ekpetasi yang di harapkan, yang sebelumnya tidak terbayangkan sama sekali. Itulah kehebatan herbal tradisional Indonesia, apalagi sebagian herbal Indonesia, namanya sudah mendunia.

Hanya sayangnya terkadang fungsi kegunaan, seringnya dipahami terlebih dahulu oleh peneliti dari manca Negara yang begitu antusias, begitu intens dengan di topang pendanaan berlimpah dan dukungan lembaga pemerintahan yang bertanggungjawab, demi kemajuaan pengetahuaan dunia. Untuk sementara, jangan berharap terlalu banyak dengan campur tangan pemerintahan Indonesia saat ini ya, nangis sendiri nanti.

DAUN SIRIH
Daun sirih ( Piper Betle )banyak mengandung Atsiri Oil, satu diantara komponen adalah Kavakrol bersifat Desinfektan dan anti jamur sehingga bisa untuk Antiseptik pada saluran pencernaan. Unsur Eugenol dan Metil-Eugenol berfungsi pengurangi rasa sakit. Sifat Anti Bakteri dapat mengurangi rasa gatal dan merah berair pada mata.

KUNIR/ KUNYIT
Kunyit ( Curcuma Domestica ) Curcumin senyawa utama pada kunyit yang berkhasiat untuk beragam penyakit,misalnya mengobati gangguan saluran pencernaan, antiradang, antibakteri, antikanker, penurun kadar kolesterol, membersihkan lemak pada saluran pembuluh darah.

TEMULAWAK
Temulawak ( Curcuma Xanthorrhiza ), mempunyai sifat Detoksifikasi/ mengeluarkan racun dan kontaminasi jamur Alfatoksis Flavus yang mengendap dalam hati.Belum lagi membantu sekresi dari kerja pangkreas, sehingga mampu mengoptimalkan metabolism pangkreas mengeluarkan Enzim Amilase, Lipase, Protease. Kehadiran enzim-enzim ini membantu meningkatkan penyerapan bahan pakan karbohidrat, protein dan lemak.

BROTOWALI
Rimpang brotowali (Tinospora Crispa) rasannya sangat pahit.Senyawa Pikroretin pembawa rasa pahit banyak mengandung alkaloid, saponin,dammar dan masih banyak lagi. Kalau cumapenyakit segala jenis cacing, pasti hancur digempur sama Pikroretin.

BAHAN HERBAL :
a.       Daun sirih            2 ons
b.      Kunyit                  2 ons
c.       Temulawak         2 ons
d.      Brotowali            2 ons
e.      Air bersih            5 liter

Semua bahan herbal di cuci bersih, masukkan panci tambah air bersih 5 liter, masak hingga air mendidih. Di butuhkan waktu sekitar 30 menit. Setelah dingin campur dengan jatah air minum ayam pada pagi hari saja, untuk ayam sejumlah 500 ekor. Satu resep herbal ini bisa di pakai sebanyak 3 kali pemasakan herbal/ tiga hari masa pakai pada pagi hari saja. Setelah 3 hari pakai, herbal di buang diganti yang baru.Artinya dalam satu minggu Cuma pakai campuran herbal 3 kali atau 3 hari saja. Aplikasi herbal dapat di barengkan dengan Egg Stimulant/ Strong Egg, tanpa mengurangi khasiat masing-masing. Yang saya terangkan di atas untuk dosis pencegahan penyakit. Untuk dosis pengobatan penyakit akan saya uraikan di bawah ini.

APLIKASI PENGOBATAN PENYAKIT

COCCIDIOSIS/ BERAK DARAH
Waktu yang di perlukan untuk menyembuhkan berak darah, sekitar 7 hari sembuh, tanpa ada kematian sama sekali jika pakai herbal. Jika tidak pakai herbal sembuh dalam 10 hari dengan tingkat kematian 10 – 15 %. Itu pengalaman empiris yang saya alami sendiri. Dosis pengobatan air minum 100 % air godokan herbal di kombinasikan dengan obat COCY atau ANTICOCY selama 7 hari.

SNOT/ CORIZA/ PILEK
Pilek hidung yang mengeluarkan air, yang lama kelamaan menggumpal menutupi lubang hidung sembuh dalam 3 hari. Kepala bengkak kemerahan, sembuh dalam 5 hari dengan tingkat kematian 0 %. Jika tidak pakai herbal, sembuh dalam 10 hari dengan tingkat kematian 15 %.Pemakaian herbal 100 % selama 5 hari di kombinasikan dengan obat kimia TRYMEZIN.

CRD (Chronis Respiratory Disease )/ NGOROK
CRD penyakit yang bersifat kronis, artinya gejala penyakit tidak terlihat secara frontal, tapi akan muncul secara berlahan-lahan. Maka peternak yang kurang teliti, sekali ke serang , ayam sudah dalam kondisi accut.  Sebenarnya untuk mendeteksi CRD sangat gampang sekali, masuk ke kandang ayam pada malam hari, dengarkan ada tidak suara ngorok, batuk, atau tercekik. Seandainya terdengar segera ambil tindakan, sebab penyakit ini penyebaran cepat sekali. Waktu yang di butuhkan untuk penyembuhan pakai herbal 7 hari sembuh.Air minum 100% herbal,kombinasi obat NEO MEDITRIL.

KOLERA/ BERAK HIJAU
Warna kotoran dari kuning normal menjadi coklat akhirnya berwarna hijau. Ujung-ujung jengger ke biruan dan pial bengkak merah kehitaman. Kondisi ayam lemas tidak nafsu makan akhirnya mati. Penyembuhan penyakit ini perlu waktu 7 – 8 hari, tingkat kematian 5% sebab penyakit ini bisa bersifat kronis hingga accut/ ganas. Herbal tetap pakai 100% dan obat KOLERIDIN.

CACING ASCARIS
Penyakit ini tidak menimbulkan kematian, hanya tampilan performans ayam menjadi tidak menarik, bulu kering berdiri, muka pucat, berhenti bertelur, mencret encer. Ayam sudah berproduksi jangan sekali-kali di beri obat cacing kimiawi, efeknya produksi telur langsung droup. Dengan herbal 100%, ayam sembuh dalam 3 hari, cacing ikut keluar bersama keluarnya kotoran.

DIPTHERI/ CACAR
Penyakit ini ada 2 macam jenis, cacar luar dan cacar dalam. Cacar luar bermula dari luka pada kulit yang tidak di tumbuhi bulu, bintik merah berubah kuning menjadi hitam membesar. Cacar hitam kering di kelupas diolesi godokan herbal, cacar luar 3 hari sembuh. Cacar dalam menyerang selaput lendir lidah, mulut dan tenggorokan. Selaput lendir berwarna kuning di dalam rongga mulut, bila di biarkan semakin membesar dan menyumpal rongga mulut sehingga sulit bernapas. Gunakan air minum herbal 100% dalam 7 hari cacar dalam sembuh.

NCD/ TETELO, IB (INFEKSIUS BRONCHITIS), ASPERGILLOSIS, GUMBORO, EDS, ILT
Semua nama penyakit di atas,yang menurut ahli peternakan sekarang ini belum bisa di sembuhkan, hanya bisa pencegahan lewat vaksin. Dapat di atasi dengan ramuan herbal di atas, memang memerlukan waktu agak lama 15 hari tapi ayam sembuh. Prosesnya gimana saya juga tidak tahu, tapi ayam sembuh. Selama 15 hari nonstop air minum herbal 100%, kombinasi obat kimia DOCTRIL/ NEO MEDITRIL. Yang terpenting di sini, jangan mengobati, usahakan tindakan pencegahan saja.

Kelima penyakit diatas kecuali Aspergillosis, merupakan penyakit penurun produksi telur. Penanganan pencegahan sedini mungkin lebih di utamakan.Penggunaan herbal mulai dari DOC hingga Afkir  tidak menimbulkan efek samping sama sekali.
(sumber: bumiternak-betha.blogspot.com)

Minggu, 02 Desember 2012

Air gula jawa dan manfaatnya bagi ternak ayam kampung

Air gula jawa dan manfaatnya bagi ternak ayam kampung
Musim hujan kini telah tiba dan hujan pun setiap hari. Terkadang mulai pagi sudah turun hujan hingga malam. Tentu stamina atau daya tahan tubuh menjadi berkurang akibat cuaca dingin. Belum lagi masalah penyakit sering muncul pada musim penghujan. Pemberian obat ataupun jamu dirasa wajib diberikan demi suksesnya pemeliharaan ayam kampung. Untuk artikel ini kami ingin mengulas tentang manfaat air gula jawa untuk ayam kampung. Dengan tujuan menjaga dan menambah daya tahan tubuh ayam kampung. Dan berikut pengetahuan dan hasil percobaan kami di peternakan ayam kampung kami.

Tentang Gula Jawa

Gula Jawa atau sering disebut juga gula merah, dan ada sebutan unik yaitu gula mangkok adalah sejenis bahan makanan untuk memberi rasa manis pada masakan. Di beberapa negara ada sebutan lain yaitu :
Gula Merah (Indonesia), Gula Jawa (Jawa), Panocha (Filipina), Mot-Choi-Duong (Vietnam), Koko-to (Jepang), Au-tung (Thailand), dan Tur (India).

Gula jawa terbuat dari bahan nira sementara nira tersebut adalah cairan yang keluar dari bunga pada pohon palma seperti kelapa, aren, dan siwalan serta tebu serta bahan lain. Tahukah anda manfaat air gula jawa untuk ayam kampung? Mari kita teliti lebih jauh!

Nutrisi Gula Jawa (sajian 100 g)
Energi (kkal) : 386
Protein (g) : 3,0
Karbohidrat (g) : 76,0
Lemak (g) : 10
Kalsium (mg) : 76
Fosfor (mg) : 37
Besi (mg) : 37
dan lain sebagainya

Tujuan Pemberian Gula Jawa
  1. Meningkatkan stamina dan daya tahan tubuh
  2. Menambah nutrisi/sumber energi dalam ransum untuk DOC pada air minum agar mudah diserap.
  3. Mengatasi dehidrasi pada ayam atau DOC
  4. Menambah berat badan ayam kampung pedaging
  5. Mencegah kematian pada ayam kampung.

Alasan Pemberian Air Gula Jawa
  1. Air gula jawa dimaksudkan untuk menyuplai sumber energi mudah diserap untuk DOC. (Taxton at al (1974)
  2. Kandungan nutrisi air gula jawa berupa sukrosa dan glukosa mampu mensuplai sumber energi dan nutrisi lain berfungsi untuk menambah stamina ayam kampung
  3. Menambah nutrisi belum tersedia pada ransum ayam

Pemberian Air Gula Jawa Pada Ayam Kampung
Cara kami memberikan air gula jawa pada ayam adalah :
1. Ambil gula jawa sebesar 1 sendok makan (boleh berupa serbuk)
2. Tambahkan kedalam 1 gelas air (200 ml)
3. Tambahkan lengkuas (jawa : laos) 1 siung atau sebesar jari
4. Seduh hingga matang dan pemberian pada air minum.
5. Dosis adalah sehari 1 x.

Hal-hal perlu diperhatikan dalam pemberian air gula jawa
  1. Campurlah beberapa bahan lain agar air gula jawa tidak dimasuki semut dengan lengkuas atau laos tadi atau bawang putih dan kunyit.
  2. Pemberian boleh dilakukan pagi atau sore saja asalkan 1 x sehari
  3. Pemberian diberikan pada musim dingin (penghujan) dan ketika ayam kelihatan lemas
  4. Pemberian air gula jawa pada musim panas dapat menimbulkan konsumsi makanan menjadi sia-sia karena aktifitas ayam menjadi hiperaktif.

Banyak pendapat bermunculan tentang manfaat air gula jawa atau gula merah ini. Maka dari itu kami mengambil kesimpulan bahwa inti pemberian air gula jawa pada ayam adalah untuk menjaga dan menambah stamina/daya tahan tubuh saat cuaca ekstrim (musim penghujan). Namun pada konsisi ayam sehat, pemberian air gula jawa tidak akan berpengaruh negatif pada ayam kampung.

(sumber: ternakayamkampung.com)

Selasa, 06 November 2012

Memanfaatkan daun pepaya sebagai pakan tambahan untuk ayam

Memanfaatkan daun pepaya sebagai pakan tambahan untuk ayam
Tanaman pepaya hampir semua bagiannya mulai dari akar, daun, getah sampai biji secara empiris sudah dipergunakan sebagai antelmentik. Diduga, zat aktif dalam pepaya adalah papain, karpain dan karposit. Papain adalah enzim proteolitik yang telah dikenal sebagai pelunak daging. Zat tersebut melakukan proses pemecahan jaringan ikat yang disebut proses proteolitik. Semakin banyak protein yang dipecah, daging yang dihasilkan semakin lunak. Papain sebagai antelmentik juga bekerja seperti dalam proses melunakkan daging. Papain melemaskan cacing dengan cara merusak protein tubuh cacing dan cacing akan keluar dalam keadaan hidup. 

Pemeriksaan efek antelmentik papain kasar terhadap cacing lambung Haemonchus contortus secara in vivo pada ayam  terinfeksi dilakukan. Hasilnya menunjukkan bahwa pemberian papain kasar sampai 0,6 g / kg bobot badan menyebabakan penurunan jumlah cacing dan telurnya.

Ipteknet (2007) menyatakan bahwa tanaman papaya mengandung papain yang dapat memanjangkan daya cerna pepsin sehingga pencernaan lebih sempurna. Papain mempunyai daya anti cacing pita, cacing gelang, cacing keremi dan cacing tambang.

Enzim papain merupakan enzim yang terdapat dalam getah papaya. Enzim papain bersifat proteolitik yaitu mengkatalis ikatan peptida pada protein menjadi senyawa-senyawa yang lebih sederhana seperti dipeptida asam amino. Kualitas getah sangat menentukan aktivitas proteolitik dan kualitas tersebut tergantung pada bagian tanaman asal tersebut. Berdasarkan penelitian yang sudah dilakukan, bagian tanaman yang mengandung getah dengan kualitas aktivitas proteolitik yang baik ada pada bagian buah, batang dan daun. Sifat enzim papain antara lain dapat bekerja optimum pada suhu antara 50 – 60 o C dan pH 5 – 7, serta memilki aktifitas proteolitik antara 70 – 1000 unit / gram. Aktivitas enzim selain dipengaruhi oleh proses pembuatannya juga dipengaruhi oleh umur dan jenis varietas pepaya yang digunakan.

Papain merupakan satu dari enzim paling kuat yang dihasilkan oleh seluruh bagian tanaman pepaya. Enzim adalah molekul kompleks yang diproduksi makhluk hidup untuk mempercepat reaksi kimia dalam sel. Pada pepaya, getah termasuk enzim proteolitik dan protein dasarnya memecah protein menjadi pepton. Kadar papain dan kimopapain dalam pepaya muda berturut-turut adalah 10 % dan 45 %. Kimopapain merupakan enzim yang paling banyak terdapat dalam getah pepaya. Daya kerjanya mirip dengan papain, tetapi mempunyai daya tahan panas yang lebih besar. Kimopapain lebih tahan terhadap keasaman tinggi, bahkan stabil dan masih aktif pd pH 2,0. Kedua enzim ini memiliki kemampuan menguraikan ikatan-ikatan dalam molekul protein, sehingga protein terurai menjadi polipeptida dan dipeptida. Hal tersebut jika bekerja pada cacing maka enzimnya akan menguraikan protein tubuh cacing, sehingga cacing menjadi lemas dan akan dikeluarkan dalam keadaan hidup (vermifuga).

Bouchut (1879) menyatakan bahwa karpain merupakan senyawa alkaloid bercincin laktonat dengan tujuh kelompok rantai metilen. Karpain efektif dalam menghambat kinerja beberapa mikroorganisme. Karpain mencerna mikroorganisme dan mengubahnya menjadi senyawa turunan pepton. Inang pun kekurangan makanan danmati. Ramsamawy dan Sirsi menyatakan bahwa jumlah senyawa karpain dalam getah pepaya mencapai 0,4 % serta membuktikan bahwa dosis 0,01 % karpain dalam ethanol dapat menghambat perkembangan lymphoid dan lymphosis leukimia.

Karpain yang merupakan senyawa alkaloid, bekerja efektif mencerna mikroorganisme, sehingga inang kekurangan makanan. Hal tersebut juga terjadi pada cacing nematoda Haemonchus contortus. Akibat karpain, maka protein tubuh cacing dicerna, sehingga cacing akan lemas dan akan keluar dari tubuh inang dalam keadaan hidup (bekerja sebagai vermifuga). Menurut Ipteknet (2007) pada daun, akar dan buah terdapat karpain yang efektif sebagai anti cacing.

Karposit merupakan senyawa yang terdapat dalam getah pepaya. Kandungan karposit lebih banyak terdapat pada daun pepaya. Karposit mempunyai fungsi yang hampir sama dengan papain dan karpain. Karposit merupakan senyawa yang aktif sebagai peluruh cacing nematoda Haemonchus contortus . Karposit bersama dengan papain dan karpain merusak protein tubuh cacing. Hal tersebut akan melemaskan cacing sehingga cacing keluar dalam keadaan hidup. Karposit merupakan antelmentik yang bekerja sebagai vermifuga. Ipteknet (2007) menyatakan bahwa kandungan carposide (karposit) pada daun pepaya berkhasiat sebagai obat cacing.

Kandungan pepaya papain, karpain dan karposit mempunyai fungsi sebagai peluruh cacing nematoda, khususnya Haemonchus Contortus pada ternak kambing dan domba. Papain, karpain dan karposit menguraikan dan mencerna protein tubuh cacing sehingga cacing akan lemas. Getah pepaya tersebut bekerja sebagai vermifuga.

Dosis tambahan daun papaya yang baik dan benar
Dosis tambahan daun papaya untuk pakan ayam yang benar dapat kita lihat pada pembahasan ini.

40 %           Katul                      400 gram
20 %           Jagung                    200 gram
30 %           Daun papaya          300 gram
10 %           Konsentrat             100 gram

NB : 1 kg pakan ayam digunakan untuk 60 ekor ayam untuk ayam pedaging.

Cara pengolahan daun papaya sebagai tambahan pakan ayam yang baik dan benar
Cara pengolahan daun papaya sebagai tambahan pakan ayam yang baik dan benar adalah sebagai berikut.

-  Cara pertama :
1.      Ambil 3 lembar daun papaya.
2.      Keringkan daun papaya tersebut sampai daun berwarna coklat.
3.      Hancurkan dengan menggunakan tangan.
4.      Campurkan dengan pakan pokok ayam kurang lebih 1 kilogram.

-  Cara Kedua:
1.      Ambil 3 lembar daun papaya
2.      Potong halus daun papaya tersebut.
3.      Rebus dengan air sampai matang.
4.      Campur dengan 1 kilogram pakan pokok ayam yang di tumbuk dengan sedikit air matang.

Rabu, 17 Oktober 2012

Jamu tradisional untuk ternak ayam buras

Jamu dan obat tradisional untuk ternak ayam buras
Jamu tradisional untuk ternak ayam buras - Ayam buras merupakan salah satu komoditas unggulan untuk memenuhi kebutuhan protein bagi masyarakat. Pemeliharaannya mudah dan dapat dibudidayakan di lahan sempit.

Pada umumnya sistem pemeliharaan ayam buras di DKI Jakarta dilakukan secara intensif dengan dikandangkan secara terus-menerus. Sistem pemeliharaan ini akan meningaktkan resiko terjadinya wabah penyakit bila sanitasi lingkungan kurang baik dan tidak ada upaya untuk meningkatkan daya tahan tubuh ayam buras tersebut. Tanaman obat tradisional Indonesia sangat potensial digunakan sebagaibahan pakan tambahan (feed suplement).Untuk memudahkan penggunaannnya, tanaman obat tersebut diramu menjadi jamu yang dapat dicampurkan pada air minum ayam buras.
Penggunaan jamu ayam buras ini tidak memerlukan persyaratan spesifik  sehingga mudah diterapkan dan jamu dapat dibuat sendiri atau dilakukan bersama dengan kelompoktaninya.

Keunggulan pemberian jamu pada ayam buras dapat meningkatkan daya tahan tubuh sehingga mengurangi resiko kematian karena serangan penyakit. Keunggulan lain adalah meningkatnya bobot badan serta performance (warna dan aroma) yang lebih baik. Cara pemberiannya mudah, hanya dicampurkan ke dalam air minum.


Komposisi jamu ayam buras terdiri dari 1 kg kencur, 1 kg bawang putih, 0,5 kg jahe, 0,5 kg lengkuas, 0,5 kg kunyit, 0,5 kg temulawak, 0,25 kg daun sirih dan 0,5 kg kulit kayu manis. Semua bahan tersebut dihancurkan/diblender kemudian disaring dan disimpan dalam drum plastik berukuran 50 liter, ditambah molasses/tetes tebu dan larutan probiotik (M-Bio) masing-masing sebanyak 1 liter, lalu diencerkan dengan air bersih sampai campuran tersebut berjumlah 40 liter. Kemudian drum ditutup rapat dan difermentasi selama 6 hari, namun tutup drum selalu dibuka setiap hari selama lebih kurang 5 menit untuk mengaduk bahan yang sedang difermentasikan.  Setelah proses fermentasi selama 6 hari, jamu tersebut siap digunakan.
Jamu diberikan pada ayam dengan cara dicampur dengan air minum. Dosis pemberian sebanyak 90 ml/L air minum dan diberikan setiap 7 hari sekali. Walaupun sudah diberi jamu, program vaksinasi tetap dilakukan.

Hasilnya menunjukkan peningkatan bobot badan lebih baik (karkas ayam tertinggi yaitu 68,8%), tingkat kematian lebih rendah (morbiditas 0-2 % vs kontrol 8.7 %), jumlah ayam sakit lebih sedikit, penampakan/bentuk serta warna dan aroma karkasnya lebih disukai konsumen, biaya pemeliharaan lebih murah, serta mempunyai nilai jual lebih tinggi sehingga memberikan keuntungan yang lebih besar kepada peternak. Disamping itu pemberian jamu pada ayam buras dapat mengurangi bau kotoran, sehingga mengurangi pencemaran bau di  lingkungan sekitarnya.
(sumber: jakarta.litbang.deptan.go.id)

Khasiat kunyit untuk ternak ayam aduan

Khasiat kunyit untuk ternak ayam aduan
Beberapa waktu lalu pernah posting khasiat kunyit untuk peternakan ayan kampung dan kali ini kembali saya posting khasiat kunyit untuk ternak ayam aduan Kunyit, kunir atau koneng yang nama latinnya Curcuma longa / Curcuma domestica, memiliki berbagai macam khasiat untuk kesehatan dan pengobatan ternak ayam

Manfaat Kunyit untuk ternak ayam aduan :

A. Obat Dalam

Umbi yang berumur lebih dari satu tahun dapat dipakai sebagai obat, umbi (rimpang) kunyit berkhasiat :
  • dapat mendinginkan badan ketika ayam terjangkit panas dalam atau saat kondisi panas
  • dapat membersihkan sisa kotoran pada saluran pencernaan sehingga zat  beracun tidak tersisa
  • membantu merangsang melepaskan kelebihan gas di usus
  • dapat menghentikan pendarahan dan mencegah penggumpalan darah.
Caranya umbi di haluskan dan di berikan makan ke ayam (bisa juga air perasannya)


B. Obat Luar
  • Bisa digunakan untuk mengobati pembengkakan setelah bertanding dengan cara diberehkan pada luka.
  • Digunakan sebagai parem di campurkan dengan Gambir & kapur sirih, borehkan cairannya ke sekujur badan ayam aduan, & dapat mempertebal kulit sehingga tahan gigitan serangga
  • Mengobati mata bengkak dengan cara teteskan cairan kunyit pada mata
  • Mengobati hidung yang berair karena pilek, dengan cara bersihkan hidung ayam aduan dengan cairan kunyit yang di panaskan
  • Mengobati turun urat caranya kunyit & daun sereh direbus, cairannya digunakan untuk mengkompres kaki ayam
KANDUNGAN KIMIA :
  • Kurkumin, desmetoksikumin sebanyak 10%
  • bisdesmetoksikurkumin sebanyak 1-5%
  • minyak atsiri yang terdiri dari Keton sesquiterpen, turmeron, tumeon 60%,
  • Zingiberen, felandren , sabinen , borneol dan sineil. 2,5%
  • Lemak sebanyak 1 -3%,
  • Karbohidrat sebanyak 3%, 
  • Protein 3%
  • Pati 8%
  • Garam-garam mineral, yaitu zat besi, fosfor, dan kalsium hingga 100 %
(sumber: diditgondang.com)

Jumat, 28 September 2012

Khasiat bawang putih untuk peternakan ayam kampung

Khasiat bawang putih untuk peternakan ayam kampung
Khasiat bawang putih untuk peternakan ayam kampung pada dasarnya untuk penyembuhan. Disamping sebagai jamu ayam, bawang putih juga dipergunakan untuk mengobati beberapa masalah yang terjadi pada ayam. Berikut Khasiat bawang putih untuk peternakan ayam kampung.

1. Mengurangi diare
Ayam yang sedang mengalami diare karena beberapa faktor seperti cuaca dll, saya menyarankan memberi bawang putih agar kotoran tidak encer. Dengan ayam mengkonsumsi bawang putih maka sistem pencernaan akan lancar.

2. Meningkatkan ketahanan tubuh
Dalam suhu yang tidak stabil atau pergantian musim tentu ketahanan tubuh ayam juga berbeda-beda. Untuk meningkatkan daya tahan tubuh akibat cuaca. Pemberian bawang putih dapat menambah suhu tubuh. Allicin yang terkandung dalam bawang putih merupakan senyawa anti jamur. Ini menyebabkan ayam menjadi tahan terhadap serangan bakteri maupun virus. Bawang putih juga dapat menyembuhkan flu pada ayam. Memperbaiki atau mengobati bagian tubuh ayam yang luka


3. Mengobati sakit pada telinga
Tentu penyakit pada telinga ayam memang sulit dikenali dengan jarangnya dijumpai penyakit pada telinga. Namun dalam hasil pengalaman saya, pemberian cairan bawang putih pada telinga dapat menurunkan ayam yang stress akibat suara bising (petasan bulan puasa).

Cara pemberian bawang putih untuk jamu yaitu dengan memotong kecil-kecil sebagai ransum atau pakan atau diblender dan dimasukkan ke dalam air minum. Dosis yaitu kurang lebih 1/4 siung untuk 1 ekor ayam dewasa.

Khasiat kunyit untuk peternakan ayam kampung

Khasiat kunyit untuk peternakan ayam kampung
Khasiat kunyit untuk peternakan ayam kampung sangat beragam sekali khususnya sebagai kesehatan ayam. Selain bawang putih kunir juga dipercaya menyembuhkan atau mengurangi gejala-gejala masalah pada ayam. Berikut ini sedikit ulasan tentang kegunaan kunir di bidang peternakan khususnya ternak ayam kampung

Nama Ilmiah atau sebutan lain
Kunir (Jawa), Kurkuma (Belanda), Kunyit (Indonesia), Koneng (Sunda), Saffron (Inggris), Konyet (Madura), Kurkum (Arab)

Khasiat kunyit untuk peternakan ayam yaitu :

1. Menambah nafsu makan
Pemberian kunyit atau kunir merupakan langkah tepat dimana ayam mulai kekurangan nafsu makan


2. Antibiotik (vaksin)
Bagi ayam organik khususnya ayam kampung pemberian vaksin digantikan oleh kunir

3. Diare
Kunyit dipercara mengurangi mencret pada ayam. Diare pada ayam diakibatkan oleh minum yang terlalu banyak dan penyebab lainnya. Untuk itu pemberian kunir adalah pilihan yang tepat untuk mengobati diare

4. Lesu
Ayam anda lesu atau kurang bergairah? Atau ayam anda terlihat murung? Cobalah memberi kunyit 1/4 siung kecil dan masukkan utuh tanpa di tumbuk untuk ayam dewasa. Dijamin manjur

Sekiranya itu manfaat dari kunyit untuk ayam kampung. Jika sahabat memiliki tips lain mengenai kunir ini mohon berbagi dengan yang lain di kotak komentar

Khasiat daun sirih dalam peternakan ayam kampung

Khasiat daun sirih dalam peternakan ayam kampung
Daun sirih ternyata memiliki manfaat untuk ternak ayam kampung dan memang sudah banyak peternak yang tahu tapi mungkin adajuga yang belum tahu. Seperti bahan herbal lain bahwasanya daun sirih merupakan tanaman obat yang mujarab bagi hewan. Tidak hanya untuk ayam kampung manusia saja menggunakan daun sirih sebagai pengobatan. Berikut penjelasan dan pengalaman penulis tetang daun sirih tersebut

daun sirih
Nama Latin : Piper Betle L
Nama Lokal : Sirih, Suroh (jawa)

Khasiat daun sirih dalam peternakan ayam kampung :

1. Mengobati Luka/pendarahan
Biasanya digunakan pada ayam yang terkena masalah akibat kanibalisme, bertarung, maupun akibat luka masalah perkandangan. Contoh setelah ayam dipatuk (cocok juga diberikan saat ayam setelah diadu biasanya mata ayam sedikit kering dan berdarah) Dengan memberikan air daun sirih ini mata ayam kembali cerah dan bening.


2. Sebagai pestisida alami
Daun sirih dapat dijadikan pestisida atau obat semprot kandang yang bisa dicampur dengan obat lain. Biasanya dicampur untuk menyemprot tempat bertelur ayam agar bebas dari hama penghisap seperti nyamuk dll.

3. Penghilang bau kotoran ayam
Memang daun sirih tidak begitu ampuh untuk menghilangkan bau pada kotoran ayam namun dengan manfaat daun sirih yang mempunyai fungsi memperlancar pencernaan dan membunuh bakteri saya rasa cukup bermanfaat

4. Pakan Organik
Daun sirih aman dikonsumsi bagi manusia ataupun hewan khususnya ayam kampung. Jadi pemberian pakan untuk ayam bila menggunakan sistem organik dapat pula diberikan kepada ayam.

5. Menghilangkan Ngorok pada ayam
Saya sudah mencoba memberikan air rebusan daun sirih pada ayam yang ngorok selama 1 bulan. Alhamdulillah sekarang sudah sembuh. Tentu dicampur dengan jeruk nipis dan air hangat.

Pengobatan dan pemeliharaan ayam menggunakan daun sirih dapat dari dalam maupun dari luar tubuh. Jika sahabat menggunakan daun sirih untuk bagian tubuh luar bisa langsung ditumbuk dan dicampur dengan air. Namun jika diberikan pada pakan atau air minum disarankan untuk memasaknya terlebih dahulu. Atau paling tidak direbus Jika pemberian daun sirih untuk pakan tidak direbus maka ayam akan keracunan. Paling parah adalah ayam menjadi gila. Dosis adalah 1/2 daun sirih ukuran besar. Disarankan pemberian daun sirih dari dalam tubuh diberikan pada ayam dara atau ayam dewasa. 
(sumber: ternakayamkampung.com)

Kamis, 13 September 2012

Jamu dan obat tradisional untuk ayam bangkok

Seperti halnya manusia, ayam juga perlu diberi jamu untuk memelihara kesehatannya atau mengobati penyakit, khasiat dari jamu tradisional untuk ayam ini tidak kalah dengan obat-obatan kimia yang biasa digunakan, selain itu harganya yang murah dan mudah didapat bisa jadi alternatif selain menggunakan obat-obatan kimia. Jamu atau obat tradisional untuk ayam sangat beragam tergantung kasus penyakit ataupun penjaga kesehatan tubuh ayam.Ada banyak jenis jamu yang dapat dipilih dengan bahan yang mudah diperoleh disekitar kita.Pengolahannya tidak sulit penggunaannya untuk beragam jenis ayam seperti ayam konsumsi (pedaging dan petelor),ayam aduan dan ayam hias.

1. Meningkatkan stamina
Stamina ayam perlu ditingkatkan agar ayam dapat terhindar dari penyakit.Sebelum diadu,biasanya stamina ayam aduan harus dijaga,bahkan ditingkatkan.Adapun jamu untuk meningkatkan stamina ayam aduan adalah Larutan gula merah dicampur asam jawa secukupnya.Jamu ini diminumkan sebelum ayam diadu.Untuk ayam konsumsi,sebaiknya jamu ini diberikan bila cuaca disekitar kandang memburuk atau hujan.

2. Memulihkan stamina ayam aduan
Ayam yang baru selesai disdu biasanya staminanya menurun drastis.Bila tidak segera diatasi,ayam dapat terserang penyakit.
Adapun jamu untuk memulihkan stamina adalah Madu secukupnya dicampur kuning telor itik 1 butir.Berikan jamu ini dengan cara diminumkan.

3. Meningkatkan gairah kawin pada ayam jantan
Agar secara teratur dapat mengawini betina sebagai pemacek,ayam jantan harus membutuhkan perawatan intensif.Selain diberi cukup pakan,juga perlu diberi obat penyehat tubuh dan penambah gairah kejantanan.Beberapa jamu yang dapat diberikan sebagai berikut.
a.Bawang putih 2 siung dilumatkan dan dicampur nasi hangat 1 sendok makan.Jamu ini dilolohkan untuk satu ekor pejantan dan pemberiannya setiap 4 hari sekali.

b.Jahe segar 2 potong sebesar ibu jari diparut dan diperas airnya.Air jahe ini dicampur sebutir kuning telor itik dan diberikan setiap Minggu sekali untuk seekor pejantan.

c.Tepung beras 2 cangkir dicampur kencur parut 1 cangkir,lalu dibentuk menjadi butiran pil sebesar jagung.Selanjutnya pil ini dijemur sampai kering.Pemberiannya sebanyak 5 pil/minggu untuk setiap ekor ayam pejantan.

d.Lada 100 g disangrai sampai kering,lalu ditumbuk hingga menjadi bubuk halus.Bubuk lada ini dicampur kencur parut 0,5 kg,kuning telor itik 5 butir dan madu 1 sendok makan hingga terbentuk adonan kental.Adonan dibentuk butiran sebesar jari kelingking dan dijemur sampai kering.Sebanyak 2 butiran jamu diberikan sehari sebelum ayam digunakan sebagai pejantan.

e.Jahe segar 1 ruas jari diparut dan airnya diperas.Air jahe dicampur bubur nasi 1 sendok makan dan disuapkan keseekor ayam pejantan.Pemberiannya seminggu sekali.

f.Jahe segar 1 ruas jari diparut dan airnya diperas.Air jahe dicampur kuning telor itik 1 butir dan disuapkan untuk seekor ayam pejantan.Pemberiannya sekali seminggu.


4. Meningkatkan kualitas telor
Telor berkualitas dapat dilihat dari warna kuning telornya kuning cerah atau kemerahan.Agar kuning telor menjadi kemerahan,ayam yang sedang aktif bertelor dapat diberikan azolla sebagai tambahan bahan pakan.Perbandingan pakan dan azolla 4 : 1.Azolla merupakan sejenis tanaman paku air yang mengandung asam amino esensial.Asam amino esensial ini sangat dibutuhkan oleh tubuh ayam.

5. Meningkatkan nafsu makan
Ayam kurang sehat akan turun nafsu makannya.Untuk meningkatkan nafsu makan,ayam tersebut dapat diberikan salah satu dari beberapa ramuan berikut.

a.Bawang putih 3-4 iris dicampur dalam pakan.Ramuan ini diberikan untuk 10 ekor ayam dewasa setiap pagi.

b.Bubuk jahe 10 g dicampur dalam pakan dan diberikan setiap pagi.Dosis ramuan ini untuk 10 ekor ayam dewasa.

c.Jahe segar 2 ibu jari diparut dan diperas.Air perasannya dicampur kuning telor itik 1 butir.Dosis ramuan ini untuk seekor ayam dewasa dan diberikan setiap Minggu,Selain meningkatkan nafsu makan,pemberian pada Pejantan dan meningkatkan nafsu kawain.

sumber: mutiaraayam.blogspot.com

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...