Senin, 04 Juni 2012

Ayam Bangkok

Pada dasarnya, ayam bangkok tidak jauh berbeda dengan ayam lain pada umumnya. Biasanya ada perbedaan dalam pengamatan fisik atau tampak luarnya saja. Misalnya warna bulu, besar kecilnya dan produktivitas telurnya. Galur(keturunan) murni ayam bangkok mempunyai bulu hias berwarna merah mengkilap, dengan dasar warna hitam kehijauan. Hal ini dikarenakan asal-usul nya yang termasuk species Gallus gallus atau Gallus bankiva memiliki warna bulu yang serupa. Bulu hias ini terdapat pada bagian leher dan punggung.

Ukuran tubuh dapat diketahui berdasarkan bobot badan. ayam bangkok pejantan yang sudah dewasa berat badanya berkisar antara 2-2,5 kg. sementara betinanya berkisar 1,5 kg. Berat ringanya ini dipengaruhi oleh tebal atau tipis tulangan dari ayam bangkok itu sendiri.


Kapan ayam bangkok mulai bisa dikawinkan? yang perlu diketahui oleh peternak adalah umur dari ayam tersebut. Dewasa kelamin adalah rentang waktu antara menetasnya telur menjadi anak ayam sampai dengan ayam tersebut mulai bertelur utnuk betinanya. sedangkan untuk ayam jantanya, hal ini ditandai dengan keluarnya cairan sperma dari organ reproduksi. Umur dewasa kelamin ayam bangkok berkisar antara 7-8 bulan. Pada umur tersebut organ-organ reproduksi sudah bekerja. Jika sel-sel telur betina dibuahi oleh sperma dari pejantan, maka jika telur tersebut di erami akan menetas setelah 21 hari.

Sejak mengalami dewasa kelamin induk betina akan menghasilkan sejumlah telur dalam periode tertentu. adapu yang dimaksut dengan periode peneluran adalah masa-masa dimana induk betina dapat menghasilkan telur 12-15 biji dalam satu periodepeneluran. Bobot telur ayam bangkok biasanya lebih berat dari ayam kampung biasa, yakni antara 40-50 gram per butir. Semakin bertambah umurnya semakin bertambah bobot telurnya dan semakin sedikit jumlah telur yang di hasilkan dalam satu periode peneluran.


sumber : central-bangkok-farm.com

0 komentar :

Poskan Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...