Sabtu, 20 Oktober 2012

Sejarah vaksin dan macam-macamnya

Sejarah vaksin dan macam-macamnya
Pada akhir tahun 1970-an, bioteknologi mulai dikenal sebagai salah satu revolusi teknologi yang sangat menjanjikan di abad ke 20 ini. Pentingnya bioteknologi secara strategis dan potensinya untuk kontribusi dalam bidang pertanian, pangan, kesehatan, sumberdaya alam dan lingkungan mulai menjadi kenyataan yang semakin berkembang.

Saat ini walaupun masih dalam taraf pengembangan, industri bioteknologi mulai matang dan menghasilkan produk-produk yang dapat dipasarkan. Dimana keberhasilan-keberhasilan komersial dan terobosan-terobosan teknologi yang dramatis telah dan sedang diraih. Walaupun demikian, harapan-harapan mengenai penerapan bioteknologi pada 15-20 tahun yang lalu dapat dikatakan belum seluruhnya menjadi kenyataan
Dan bahkan hambatan-hambatan yang muncul kadangkala tidak diantisipasi sebelumnya.

Dalam GBHN 1993 khususnya sasaran Bidang Pembangunan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi dalam Pelita VI, Bioteknologi juga dimasukkan dalam Kebijaksanaan Nasional sebagai suatu bidang Iptek yang perlu dikembangkan.
  • Pengobatan baru dan diperbaiki - untuk mengobati penyakit,
  • Antibiotika - yang lebih baik dan lebih murah
  • Vaksin – penyakit viral
  • Tes cepat – membantu dokter hewan untuk diagnosa yang akurat untuk berbagai penyakit
  • Metoda yang diperbaiki – untuk kecocokan organ dalam transplantasi
  • Teknik-teknik – untuk mengoreksi dan mengobati penyakit
macam-macam vaksin :
  1. Vaksin AI : untuk mencegah wabah flu burung
  2. Vaksin Coryza : untuk mencegah timbulnya wabah Snot atau Coryza (suntik)
  3. Vaksin ND + IB : untuk mencegah penyakit Newcastle Disease dan Infectious Bronchitis ( tetes mata / suntik di dada tergantung umur ayam)
  4. Vaksin ND : untuk mencegah penyakit Newcastle Disease pada unggas (tetes/suntik)
  5. Vaksin Marek : untuk mencegah penyakit Marek dan diberikan secara saat kecil (DOC)
  6. Vaksin IB : untuk membuat ayam tahan terhadap Infectious Bronchitis (dicampur air minum)
  7. Vaksin Gumoro : mencegah sakit gumboro ( diberikan pada air minum.)
  8. Vaksin Coryza : untuk mencegah timbulnya wabah Snot atau Coryza (suntik)
  9. Vaksin Fowl Pox/Cacar : (suntik sayap)
  10. Vaksin ILT : untuk kebal pd infeksi pada saluran laringotracheal (tetes mata, tetes hidung , dikasih diair minum)
  11. Vaksin EDS : untuk mencegah terjadinya Egg Drop Syndrom pada ayam
(sumber: aguswidi88.blogspot.com)

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...